SEJARAH      FAUNA       HIBURAN

Piranha Merah, Sang Pengganyang dari Sungai Amazon




(Sumber)

Sungai Amazon terkenal dengan fauna eksotiknya. Piranha merah (Pygocentrus nattereri) adalah contoh dari hewan khas Sungai Amazon yang terkenal berkat reputasinya sebagai hewan predator yang terkesan rakus. Dalam hal ukuran, ikan ini sebenarnya tidaklah besar karena panjang maksimumnya hanya mencapai 33 cm. Namun kebiasaannya untuk menyerang mangsa secara beramai-ramai & melahap habis dagingnya dalam hitungan menit menyebabkan ikan ini begitu ditakuti oleh banyak orang.

Imerina, Kerajaan Terakhir di Pulau Madagaskar




Makam raja Radama I & ratu Rasoaherina di
ibukota Antananarivo. (Sumber)

Madagaskar adalah nama dari sebuah pulau yang terletak di seberang timur Afrika. Berkat lokasinya yang terpisah dari daratan utama Afrika, pulau ini pun memiliki banyak flora & fauna eksotik yang tidak dapat dijumpai di tempat lain. Bagi penduduk Indonesia, Madagaskar bisa dianggap sebagai "saudara jauh" karena nenek moyang penduduk pulau ini diperkirakan berasal dari Indonesia. Dasarnya adalah berdasarkan hasil studi DNA & etnolinguistik, penduduk Madagaskar memiliki kekerabatan lebih dekat dengan penduduk Nusantara ketimbang Afrika.

Laba-Laba Pasir, Pembunuh Manusia yang Mahir Berkamuflase




(Sumber)

Laba-laba & racun adalah 2 hal yang tak terpisahkan. Pola pikir yang sungguh wajar, mengingat hampir seluruh spesies laba-laba menghasilkan racun. Alasan laba-laba memiliki racun erat kaitannya dengan perilaku makan laba-laba itu sendiri. Saat hendak makan, laba-laba akan menggunakan racunnya tersebut untuk membunuh mangsanya & melelehkan jaringan tubuh mangsanya mengingat laba-laba tidak bisa mencerna makanan dalam wujud padat. Selain untuk makan, laba-laba juga bisa menggunakan racunnya untuk melindungi diri dari musuhnya.

Diberdayakan oleh Blogger.