FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Mengenal Pengasapan Daging & Sejarahnya




Ikan-ikan hasil pengasapan yang sedang digantung. (Sumber)

Metode pengawetan daging (smoking) dengan pengasapan adalah salah satu teknik pengawetan tertua yang dikenal manusia. Walaupun saat ini sudah banyak metode pengawetan moden, teknik pengasapan masih dipakai di banyak tempat. Seiring perkembangan zaman, metode pengasapan juga dimodifikasi sesuai kebutuhan manusia. Inti dari metode pengasapan adalah meniupkan asap pada daging sehingga daging menjadi tahan lama & memiliki rasa serta aroma yang khas.

Jika menelusuri sejarahnya, teknik pengasapan diperkirakan sudah dilakukan oleh orang-orang Inggris & daratan Eropa sejak Abad Pertengahan (sekitar abad ke-5) pada bahan-bahan makanan seperti daging & ikan mentah. Khusus untuk ikan, ikan yang banyak diasapkan di kawasan Eropa adalah ikan hering & kod asin (salt cod).

Contoh potongan daging sapi
yang sudah diasapkan.
Tujuan utama dari pengasapan pada masa itu adalah agar daging ikan tahan lama dalam perjalanan jauh sehingga bisa dikirim ke wilayah-wilayah lain di Eropa, Timur Tengah, bahkan India. Kemungkinan besar itulah penyebab utama mengapa metode pengasapan bisa begitu populer di berbagai belahan dunia. Pengasapan juga dilakukan untuk menyimpan ikan dalam periode lama ketika makanan segar tidak bisa ditemukan, misalnya pada periode musim dingin.

Pada periode 1840-an, sistem transportasi berkembang pesat dengan ditemukannya sarana angkutan baru seperti kereta api & kapal uap. Imbasnya, bahan-bahan mentah seperti daging ikan pun bisa dikirim ke berbagai wilayah tanpa perlu diawetkan terlebih dahulu karena waktu pengangkutan yang lebih singkat sehingga metode-metode pengawetan seperti pengggaraman dan pengasapan sempat ditinggalkan.

Teknik pengasapan kembali populer dengan ditemukannya metode pengasapan baru yang mirip dengan metode pengasapan sekarang. Bila tujuan utama dari metode pengasapan yang lama adalah untuk membuat daging ikan lebih tahan lama, metode pengasapan yang baru bertujuan untuk memberi rasa serta aroma yang khas pada daging ikan. Meskipun demikian, metode pengasapan lama masih digunakan di negara-negara terbelakang yang memiliki kendala cuaca & sarana transportasi sehingga ikan harus tahan disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Diagram cara kerja lemari pengasapan daging.
Ada berbagai macam metode pengasapan, namun konsep & proses awal pengasapan pada dasarnya adalah sama. Metode pengasapan paling sederhana adalah membelah daging ikan, lalu menggantungnya di dalam tungku yang menghasilkan asap atau di udara luar saat cuaca cerah pada negara-negara beriklim tropis.

Inti dari pengasapan dengan metode ini adalah menghilangkan kandungan air dalam daging ikan sehingga bakteri pembusuk tidak bisa tumbuh. Kadang-kadang ikan yang akan diasapkan juga digarami atau ditambahi bumbu-bumbu lain seperti rempah-rempah untuk memberi rasa & aroma tambahan pada daging ikan. Daging ikan yang sudah diasapi selanjutnya disimpan dalam suatu ruang penyimpanan bawah tanah pada suhu kamar bila ingin disimpan hingga jangka waktu lama untuk dikonsumsi di waktu-waktu lain.

Metode pengasapan modern secara umum sama dengan metode pengasapan tradisional, namun memakai peralatan yang canggih & langkah-langkah yang lebih terkontrol. Secara garis besar, metode pengasapan modern bisa dibagi menjadi dua : metode pengasapan dingin (cold-smoked) & pengasapan panas (hot-smoked).

Metode pengasapan dingin mengasapkan ikan pada suhu relatif rendah (60 - 100 derajat C) sehingga pengasapan dengan metode ini berlangsung lebih lama (lebih dari 24 jam) & daging ikan yang dihasilkan bersifat lunak. Metode pengasapan panas mengasapkan ikan pada suhu tinggi (lebih dari 180 derajat F) sehingga waktu pengasapannya lebih singkat & daging yang dihasilkan lebih keras serta kering. Ikan yang sudah diasapkan selanjutnya sudah siap untuk langsung dikonsumsi atau diolah lebih lanjut, semisal dibungkus atau dikalengkan.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



REFERENSI

3 Men With Nothing Better To Do - All About Smoked Fish
3 Men With Nothing Better To Do - History of Fish Smoking


          

COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.