FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Tawon Philanthus, Serigalanya Para Lebah




Seekor tawon serigala Eropa betina beserta lebah madu
yang sudah ia lumpuhkan. (Sumber)

Salah satu tawon yang paling menarik adalah tawon serigala lebah (beewolf) dari genus Philanthus (baca : filantus). Nama "serigala lebah" diberikan pada tawon ini karena kebiasannya untuk memburu lebah. Selain dengan nama "serigala lebah" tawon Philanthus juga dikenal dengan nama "tawon penggali liang" (burrowing wasp) karena kebiasaan betinanya membuat liang untuk mengubur lebah. Nama ilmiahnya sendiri, Philanthus, berasal dari bahasa Yunani yang secara harfiah berarti "pecinta bunga" (phil : suka; anthus : bunga).

Ada sekitar 170 spesies dari genus Philanthus yang diketahui manusia, namun pembahasan kali ini akan difokuskan pada tawon serigala lebah Eropa (Philanthus triangulum), spesies anggota Philanthus yang paling terkenal. Tidak seperti namanya yang memakai embel-embel "Eropa", tawon serigala lebah Eropa sebenarnya bukanlah hewan yang hanya ada di Eropa. Mereka juga bisa ditemukan di belahan dunia lain seperti di Afrika & Asia. Secara fisik, mereka bisa dikenali dengan melihat kepalanya yang bermata besar, tubuh yang ramping memanjang, & berukuran antara 1,2 hingga 1,8 cm.

Tawon serigala lebah adalah tawon soliter yang berarti mereka hanya hidup sendirian. Pejantannya memiliki wilayahnya sendiri di mana pejantan akan memandai batas-batas wilayahnya dengan semacam zat feromon yang berbau khas dari semacam kelenjar di kepalanya. Bila ada pejantan lain yang mencoba menerobos masuk ke wilayahnya, pejantan penguasa wilayah tersebut akan terbang untuk "mencegat" tawon jantan penyusup tersebut & mengusirnya pergi. Namun lain halnya jika yang datang adalah betina. Pejantan akan membiarkan betina masuk ke wilayahnya & bila betina menyukai wilayah pejantan, keduanya akan kawin.



PEMBURU & PENGUBUR PARA LEBAH

Sekarang, mari kita bicara soal perilaku tawon ini yang menyebabkannya dijuluki sebagai "serigala para lebah". Tawon serigala lebah dewasa hanya makan nektar, namun betinanya memburu lebah madu secara sengaja untuk memberi makan larvanya. Begitu berhasil menemukan calon mangsanya, tawon akan menyengat lebah sambil menyuntikkan racun sehingga lebah itu menjadi lumpuh & tidak bisa bergerak. Tidak jarang lebah madu yang sudah lumpuh masih berusaha melawan dengan cara menyengat balik, namun tawon serigala lebah betina secara cerdas memegang lebah hasil tangkapannya dengan posisi sengat lebah menghadap abdomen (perut) tawon betina yang keras sehingga sengatan lebah menjadi nyaris tidak berguna.

Lebah madu yang sudah dilumpuhkan beserta
telur milik tawon serigala lebah. (Sumber)
Setelah tawon serigala lebah betina berhasil melumpuhkan lebah mangsanya, ia akan membawa lebah tersebut kembali ke sarang yang sudah ia buat sebelum berburu. Sarang dari tawon serigala lebah berupa semacam lorong yang dibuat pada tanah berpasir di mana lorong tersebut yang terbesar panjangnya bisa mencapai 1 m. Tawon betina selanjutnya memasukkan lebah ke bagian ujung lorong & bertelur di atasnya di mana satu bilik bisa menampung hingga 6 ekor lebah yang sudah lumpuh. Begitu telur menetas menjadi larva, larva hanya tinggal memakan lebah yang sudah dilumpuhkan tersebut hingga akhirnya tumbuh menjadi kepompong & tawon dewasa yang baru.

Hal lain yang menarik soal tawon serigala lebah adalah mereka juga memiliki metode tersendiri untuk "mengawetkan" mangsanya. Kondisi dalam liang penyimpanan lebah yang lembab membuat mikroroganisme bisa tumbuh pada telur atau lebah yang sudah dilumpuhkan & lebih lanjut, membusukkan salah satu atau keduanya. Untuk mengantisipasinya, tawon betina menghasilkan semacam cairan dari kelenjar di kepalanya & mengoleskannya pada tubuh lebah calon makanan larva. Cairan tersebut mengandung bakter-bakteri yang bisa menekan pertumbuhan jamur sehingga melindungi larva tawon berikut lebah makanannya dari aktivitas pembusukan mikroorganisme.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Hymenoptera
Famili : Crabronidae
Subfamili : Philanthinae
Genus : Philanthus



REFERENSI

Biozentrum Universitatet Wuerzburg - Beewolf Biology
BugGuide.Net - Genus Philanthus - Beewolves
Wikipedia - Philanthus
Wikipedia - Philanthus triangulum


            

COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

9 komentar:

  1. wahhh ini jenis carnivora gitu ya

    BalasHapus
  2. sipp, blognya udah saya follow
    makasi udah berkunjung sob :)

    BalasHapus
  3. @attayaya
    Larvanya iya, tapi tawon dewasanya nggak. Jadi tawon dewasa itu makanannya nektar, tapi dia mencari lebah untuk makanan anaknya

    @agung
    Oke. Makasih ya

    BalasHapus
  4. iih - serem banget ya..

    BalasHapus
  5. ternyata jenis lebih ada yg begitu seramnya....wah sip gan

    BalasHapus
  6. bentuk Larva..begitu juga dengan tawon..ehm eksotis tapi ya takut juga melihatnya

    BalasHapus
  7. Ternyata banyak ragam kekayaan satwa di negri kita..!!

    BalasHapus
  8. Wah ada juga ya srigala nya utk lebah ehm hidupnya juga menyendiri lagi ..ngga mau diganggu kali

    BalasHapus




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.