FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Touhou Project, Seri Game yang Menghentak Dunia Maya




Karakter-karakter dari seri game "Touhou Project". (Sumber)

Bagi para pecinta game, nama "Touhou Project" (TP) mungkin masih terdengar asing. Nama TP justru lebih populer di kalangan pecinta hal-hal yang berbau Jepang (otaku) yang notabene minatnya tidak hanya terbatas pada game semata. Di dunia maya sendiri, TP dianggap sebagai fenomena unik karena popularitasnya yang luar biasa untuk ukuran game yang tidak dibuat oleh perusahaan game komersial. Namun punya popularitas yang luar biasa bukan berarti semua orang lantas tahu banyak soal TP bukan? Jadi, artikel kali ini akan mencoba membedah soal TP alias Touhou Project.

Touhou Project / Toho Project (TP; Proyek Perempuan Penjaga Kuil) adalah judul dari seri game doujin - game asal Jepang yang dibuat secara independen & tujuan utama pembuatannya bukan untuk kepentingan komersial - yang bergenre tembak-tembakan vertikal, tiruan Breakout, & pertarungan. Mayoritas game dari seri TP hanya dibuat oleh 1 orang yang memiliki nama alias ZUN. Statusnya sebagai game doujin lantas membuat perilisan perdana dari game-game terbaru TP selalu dilakukan lewat Comiket, acara penjualan & pameran produk-produk doujin yang digelar 2 kali setahun. Hingga tahun 2013, total sudah ada 21 game yang merupakan bagian dari seri TP.

Cuplikan dari salah satu game TP
yang berjudul "Embodiment of
Scarlet Devil". (Sumber)
TP bukan hanya terkenal karena jumlah gamenya yang banyak. TP juga populer berkat basis fansnya di seluruh dunia yang terkenal sangat mengabdi & antusias. Mereka membuat banyak cerpen, musik, game, komik, animasi, & karikatur internet (meme) yang meminjam unsur-unsur dari TP sehingga semakin banyak orang awam yang mengenal TP. Menyebarnya popularitas TP di seluruh dunia semakin dipermudah oleh kemajuan teknologi informasi & dunia internet. ZUN selaku kreator dari TP sendiri mendukung aktivitas & kreativitas para fans. Namun ZUN mensyaratkan kalau karya-karya yang menggunakan unsur TP tidak boleh dibuat untuk kepentingan komersial tanpa seizinnya.

Pertanyaan berikutnya adalah, apa yang membuat seri game TP banyak disukai sehingga bisa begitu populer (khususnya di dunia maya)? Hal tersebut bergantung dari selera individu & bagaimana fans TP pertama kali mengenal game kesayangannya. Sebagian menyukai game TP berkat tingkat kesulitan permainannya yang menantang & penampakan proyektil-proyektil dalam gamenya yang terkesan indah. Sebagian lainnya jatuh hati kepada game TP berkat alunan musik yang digunakan di dalamnya. Ada pula yang menyukai TP karena jumlah karakternya yang banyak & desain visualnya yang menarik. Sekedar info, semua karakter yang muncul secara eksplisit dalam seri game TP adalah perempuan.



SEJARAH (VERSI DUNIA NYATA)

Kreator dari seri game TP (Touhou Project, bukan tebar pesona) adalah Jun'ya Ota atau yang lebih dikenal dengan nama samaran "ZUN". Awalnya ZUN tertarik untuk membuat game bertema perempuan penjaga kuil karena game macam itu jumlahnya masih sedikit. ZUN juga berharap kalau game yang ia buat akan menggunakan musik hasil gubahannya sendiri. Saat melanjutkan studi di Universitas Tokyo Denki, ZUN & teman-teman kampusnya membentuk perkumpulan pembuat game yang bernama "Amusement Makers" (AM). Bersama AM pulalah, ZUN membuat game pertamanya yang berjudul "Highly Responsive to Prayers" (HRtP) untuk mengasah kemampuan pemrogramannya. Game HRP dirilis pada tahun 1996 untuk perangkat komputer PC-98 & menjadi game pertama dalam seri game TP.

ZUN / Jun'ya Ota. (Sumber)
Tahun 1997, ZUN memproduksi game keduanya yang berjudul "Story of Eastern Wonderland" (SoEW). Game HRtP & SoEW memiliki metode permainan yang sangat berbeda jika dibandingkan satu sama lain. Dalam game HRtP, pemain harus mengarahkan bola bermotif yin yang yang memantul-mantul di seluruh layar permainan agar bisa mengenai posisi musuh. Sementara dalam game SoEW, pemain harus menembaki musuh-musuh yang berseliweran di layar permainan sambil menghindari proyektil yang ditembakkan oleh musuh. Alasan kenapa kedua game tersebut memiliki metode permainan yang berbeda adalah karena saat ZUN sedang membuat game SEW, popularitas dari game bergenre tembak-tembakan vertikal sedang melambung.

Total, ada 5 game dari seri TP yang dirilis ZUN & AM di mana judul terakhir dari game yang menjadi hasil kerja sama keduanya dirilis pada tahun 1998. Sesudah itu, ZUN keluar dari AM & mendirikan studio game baru yang bernama "Team Shanghai Alice" (TSA) dengan ZUN sebagai anggota satu-satunya. Menurut ZUN, ia memilih nama "Shanghai" karena kota Cina tersebut adalah kota multikultural yang menyimbolkan pertemuan antara budaya barat & timur. Sementara nama "Alice" diambil dari cerita fantasi "Alice in Wonderland". Jadi, nama "Team Shanghai Alice" bisa dimaknai sebagai sebuah tim yang mengkombinasikan unsur-unsur budaya barat, timur, & dunia fantasi dalam karya-karyanya. Unsur-unsur yang memang bisa ditemukan dalam seri game TP.

Game pertama yang dirilis ZUN di bawah bendera TSA adalah "The Embodiment of Scarlet Devil" yang dirilis pada tahun 2002 untuk perangkat komputer dengan sistem operasi Windows. Karena mayoritas pengguna komputer di dunia menggunakan sistem operasi Windows, maka game ini - beserta game-game TP lanjutannya - bisa dinikmati oleh mereka yang tinggal di luar Jepang sehingga popularitas seri game TP pun mulai mendunia. Dua tahun kemudian, TSA bekerja sama dengan studio game Twilight Frontier untuk membuat game baru yang berjudul "Immaterial and Missing Power" (IaMP). Tidak seperti game-game TP sebelumnya, IaMP adalah game bergenre pertarungan 2 dimensi (2D fighting).

Sampul dari kotak CD musik "Dolls
in Pseudo Paradise". (Sumber)
Sukses di media game, ZUN mencoba membawa TP merambah media hiburan yang lain. Tahun 2002, ZUN merilis CD musik pertamanya yang berjudul "Dolls in Pseudo Paradise". Setahun kemudian, cerita bersambung dari TP yang berjudul "Curiosities of Lotus Asia" dirilis untuk pertama kalinya di beberapa majalah lokal. Tahun 2005, giliran versi manga dari TP berjudul "Eastern and Little Nature Deity" yang diterbitkan di majalah Comp Ace. Namun aktivitas tersebut tidak lantas membuat ZUN meninggalkan kegiatan membuat seri game TP. Ia tetap aktif membuat game-game TP di mana jumlah game yang dibuatnya bisa mencapai 3 buah judul game per tahunnya.

Bukan hanya ZUN yang membuat karya-karya hiburan seputar TP. Para fans TP juga tidak ikut ketinggalan membuat karya-karya bertema TP sebagai wujud kecintaan mereka akan game yang bersangkutan. Jenis-jenis karya hiburan yang dibuat oleh fans TP sangat bervariasi. Mulai dari cerpen, musik, game, komik, & bahkan video animasi. Dan seperti halnya game-game TP buatan ZUN, karya-karya hiburan yang mereka buat juga ada yang dijajakan di Comiket. Seiring dengan semakin meningkatnya popularitas TP, semakin banyak pula komunitas fans TP pembuat doujin (biasa dikenal dengan istilah "lingkaran") yang ikut serta dalam acara Comiket. Jika pada Comiket Desember 2003 hanya ada 7 lingkaran TP yang ikut serta, maka pada Comiket Agustus 2008 jumlahnya membengkak menjadi 885 lingkaran.



SEJARAH (VERSI FIKSI)

Ribuan tahun yang lalu, makhluk-makhluk gaib (youkai) hidup berdampingan dengan manusia. Para youkai tersebut dalam perkembangannya kerap terlibat konflik dengan manusia. Untuk mengatasinya, sebuah pembatas ajaib yang sangat kuat & tak kasat mata pun dibangun oleh klan Hakurei. Pasca dibangunnya pembatas tersebut, dunia yang ditempati oleh para youkai pun menjadi terpisah dari dunia manusia & kelak dikenal dengan nama "Gensokyo". Namun Gensokyo tidak cuma ditempati oleh youkai. Beberapa manusia juga menempati Gensokyo & sukses hidup berdampingan dengan para youkai.

Reimu Hakurei & Marisa Kirisame.
Salah satu manusia yang menempati Gensokyo adalah Reimu Hakurei, gadis penjaga kuil ajaib peninggalan klan Hakurei. Keadaan di Gensokyo awalnya nampak tenang-tenang saja hingga pada suatu hari, Kuil Hakurei ambruk secara misterius. Merasa kalau kehancuran kuil tersebut adalah akibat ulah youkai, Reimu pun melakukan perjalanan ke dunia lain untuk menemukan youkai pelakunya & menghukumnya. Kemampuan sihir Reimu saat itu masih belum begitu berkembang sehingga ia hanya bisa melukai musuhnya secara tidak langsung dengan cara menggerakkan bola raksasa ajaib yang bermotif yin-yang.

Reimu lalu kembali ke Gensokyo untuk membangun kembali Kuil Hakurei & melatih dirinya supaya kemampuan sihirnya cukup kuat untuk menyakiti makhluk lain secara langsung jika keadaan memaksa demikian. Saat Kuil Hakurei sudah tegak kembali, kuil tersebut tiba-tiba diserbu oleh segerombolan youkai. Reimu lantas melakukan investigasi pribadi untuk mencari tahu penyebab invasi tersebut. Dalam penyelidikannya inilah, Reimu bertemu dengan penyihir bernama Marisa Kirisame & terlibat pertarungan dengannya. Uniknya, setelah berhasil mengalahkan Marisa, kedua gadis penyihir tersebut justru malah menjadi sahabat karib karena Marisa merasa terkesan akan kekuatan Reimu.

Kejadian demi kejadian aneh yang melibatkan youkai terus bermunculan secara berkala. Sebagai penjaga Kuil Hakurei, Reimu pun harus turun tangan untuk mengatasinya supaya keseimbangan alamiah di Gensokyo tetap terjaga. Dalam serentetan petualangannya inilah, ia bertemu banyak sosok baru dengan keunikannya masing-masing. Mulai dari pelayan bernama Sakuya Izayoi yang mahir bertarung menggunakan pisau & menghentikan waktu. Arwah gentayangan bernama Yuyuko Saigyouji yang bisa menciptakan kupu-kupu bercahaya nan mematikan. Tengu bersayap gagak bernama Aya Shameimaru yang hobi mengumpulkan foto. Hingga gadis bertelinga kelinci bernama Reisen Udongein Inaba yang datang dari bulan.



KARAKTERISTIK

Tentang Game Touhou Project

"Highly Reponsive to Prayers", satu-
satunya game TP yang bergenre
tiruan Breakout. (Sumber)
Game-game yang menyusun seri TP bisa dibagi ke dalam 3 genre : genre tiruan Breakout (Breakout clone), genre tembak-tembakan vertikal (vertical shooting), & genre pertarungan (fighting). Hanya judul pertama dari seri game TP yang termasuk dalam genre tiruan Breakout. Dalam game TP bergenre tersebut, ada sebuah bola bermotif yin-yang yang bergerak memantul-mantul di seluruh layar permainan. Tugas pemain adalah menembaki bola tersebut dengan semacam proyektil supaya bola tersebut berubah arah sehingga mengenai posisi musuh. Permainan berakhir jika pemain terkena proyektil yang ditembakkan oleh musuh hingga beberapa kali.

Genre kedua sekaligus genre yang menyusun sebagian besar game-game dalam seri TP adalah genre tembak-tembakan vertikal. Dalam genre ini, pemain harus menembaki musuh-musuh yang bermunculan di layar permainan sambil menghindari proyektil yang mereka lepaskan. Secara singkat, metode permainan dari game-game TP bergenre ini mirip dengan metode permainan game "Raiden" serta "Demon Star". Genre ini kerap juga disebut dengan istilah "danmaku" (tirai peluru) atau "bullet hell" (neraka peluru) sebagai akibat dari begitu banyaknya proyektil yang berseliweran di layar permainan jika dibandingkan dengan game-game bergenre tembak-tembakan vertikal kebanyakan.

Genre ketiga dari seri game TP adalah genre pertarungan 2 dimensi. Dalam genre ini, ada 2 karakter yang saling berhadap-hadapan dalam layar permainan. Pemain menggerakkan salah satu karakter & tugasnya adalah mengalahkan karakter yang satu dengan memakai kombinasi serangan jarak dekat & jauh hingga karakter lawan kehilangan seluruh poin kehidupan (health point) miliknya. Secara singkat, metode permainan dari game-game TP bergenre ini mirip dengan metode permainan game "Street Fighter" serta "Mortal Kombat". Semua game TP yang bergenre pertarungan tidak dibuat oleh ZUN sendirian, tapi bersama dengan studio game doujin lain yang bernama Twilight Frontier.

Cuplikan dari game "Touhou Sky Arena". (Sumber)
Game-game TP yang dibuat oleh fans TP & tidak melibatkan ZUN memiliki genre & kualitas yang jauh lebih bervariasi. Salah satu contohnya adalah game "Touhouvania" yang bergenre petualangan & konsepnya meniru game "Castlevania". Contoh lain adalah game berjudul "Touhou Soccer" yang bergenre sepak bola dengan konsep yang menyerupai game "Captain Tsubasa". Game-game TP buatan fans tidak hanya terbatas sebagai game 2 dimensi. Ada pula game TP buatan fans yang dibuat dalam wujud 3 dimensi, misalnya game "Touhou Sky Arena" yang bergenre pertarungan di udara. Hal yang menarik mengingat game-game TP yang melibatkan ZUN sendiri justru belum pernah ada yang dibuat dalam wujud 3 dimensi penuh.


Tentang Setting dalam Touhou Project

Dunia dalam TP dikenal dengan nama Gensokyo (Tanah Ilusi) yang secara umum memiliki kontur geografis berupa pegunungan yang penuh dengan pepohonan & padang rumput. Gensokyo berada di dimensi yang terpisah dari dimensi dunia manusia dengan pembatas ajaib tak kasat mata buatan klan Hakurei sebagai pemisahnya. Sebagai akibat dari keberadaan pembatas tersebut, makhluk yang menghuni Gensokyo tidak bisa pergi ke dunia manusia & sebaliknya. Namun, salah satu penghuni Gensokyo yang bernama Yukari Yakumo diketahui bisa melakukan perjalanan antar dunia secara bebas. Beberapa ritual gaib misterius yang berasal dari dunia manusia juga bisa menjadi sarana untuk berpindah dunia.

Ada 2 macam makhluk yang mendiami Gensokyo : manusia & youkai. Manusia yang menghuni Gensokyo pada dasarnya tidak berbeda dengan manusia biasa, namun dengan beberapa kemampuan ajaib yang tidak dimiliki oleh manusia normal. Misalnya terbang, menghentikan waktu, & merapal mantera sihir. Youkai juga memiliki penampilan yang menyerupai manusia. Namun youkai pada umumnya memiliki umur yang jauh lebih panjang & kemampuan ajaib yang lebih berkembang daripada yang dimiliki manusia. Berdasarkan ciri fisiknya, youkai bisa dipecah-pecah lagi ke dalam golongan-golongan yang lebih spesifik. Misalnya vampir (youkai penghisap darah), peri (youkai terbang berfisik mungil), tengu (youkai berwujud setengah hewan), & oni (youkai bertanduk).

Remilia Scarlet, contoh youkai dari
golongan vampir. (Sumber)
Selain Gensokyo yang terletak di atas bumi, bulan yang terletak di luar bumi juga memiliki penghuninya sendiri. Ada 2 macam makhluk yang menghuni bulan : lunarian & kelinci bulan. Lunarian adalah makhluk menyerupai manusia dengan tingkat kecerdasan tinggi & kemampuan ajaib yang tidak kalah dengan yang dimiliki manusia serta youkai. Sementara kelinci adalah makhluk bawahan dari lunarian yang bisa berubah wujud menjadi manusia bertelinga kelinci. Selain mampu berubah wujud, kelinci bulan juga memiliki kemampuan berkomunikasi secara telepatis & menciptakan proyektil berbentuk torpedo. Dibandingkan dengan Gensokyo, peradaban & lingkungan sosial yang dibentuk oleh penghuni bulan cenderung lebih kaku & terstruktur.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



REFERENSI

Gensokyo.org - Notes on ZUN’s Genyou Denshou Lecture
Know Your Meme - Touhou Project
Touhou Wiki - Gensokyo
Touhou Wiki - Lunarian
Touhou Wiki - Rabbit
Touhou Wiki - Team Shanghai Alice
Touhou Wiki - ZUN
TV Tropes - Video Game: Touhou
Wikipedia - List of Touhou Project characters
Wikipedia - Touhou Project
Beberapa game, manga, & anime bertema Touhou Project.


      

COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

5 komentar:

  1. gan, klo pengen liat video/filmnya ada nggak???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicari aja di Youtube pake kata kunci "touhou anime". Tapi yang perlu anda ingat, SEMUA video anime soal Touhou yang ada sekarang adalah buatan fans. Jadi jangan kaget kalau judul & kualitas animenya sangat beragam.

      Kalau saya pribadi menyarankan anda mencoba yang judulnya "Fantasy Kaleidoscope" buatan Manpuku Jinja. Sebab alur ceritanya masih berkaitan dengan alur cerita dalam game & kualitas animasinya adalah salah satu yang terbaik.

      Hapus
  2. Gan,mau nanya,kalo yg rambut'a putih ,mata merah terus ada kayak kain gitu drambutnya warna merah,tu nama charanya siapa yak??kawai bgt w dpt dari social media

    BalasHapus




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.