FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Ikan Terbang, Makhluk Laut yang Pandai Mengudara




(Sumber)

Siapa sih yang tidak tahu ikan terbang? Melihat namanya saja, kita tentu sudah tahu apa yang membuat ikan ini terlihat begitu istimewa jika dibandingkan dengan ikan-ikan lainnya. Yup, ikan ini bisa terbang di luar air. Ikan terbang juga terkenal karena menjadi lambang salah satu stasiun TV swasta di Indonesia. Dan ketika orang melihat ikan terbang, maka pertanyaan yang lumrah terlontar adalah : bagaimana ikan yang notabene makhluk air bisa terbang di udara? Jika pengunjung adalah salah satu orang yang memiliki pertanyaan demikian, biarkan artikel ini menjawab rasa penasaran dari pengunjung.

Ikan terbang (flying fish) atau ikan torani adalah ikan yang mendapatkan nama demikian berkat kemampuannya untuk terbang saat berada di luar air. Well, sebenarnya ikan ini tidak benar-benar terbang, tapi hanya sebatas melayang. Mengenai hal tersebut akan dibahas di bagian lain dari artikel ini. Ada 40 spesies ikan yang dikategorikan sebagai ikan terbang & semuanya termasuk ke dalam famili Exocoetidae. Ukuran tubuh ikan terbang bervariasi antar spesies, namun yang terbesar diketahui memiliki panjang tubuh maksimal 45 cm.

Anak ikan terbang. (Sumber)
Semua spesies ikan terbang adalah ikan air asin yang hidup di dekat permukaan air. Persebaran ikan terbang termasuk luas karena ikan ini bisa ditemukan di perairan tropis Samudera Hindia, Pasifik, & Atlantik. Makanan dari ikan terbang adalah plankton & kadang-kadang ikan kecil. Ikan terbang memiliki pola hidup menggerombol & tidak memiliki musim kawin yang spesifik sehingga ikan terbang pada dasarnya bisa melakukan perkawinan kapan saja. Sesudah melakukan perkawinan, ikan betina akan melekatkan telur-telurnya ke benda yang terapung di permukaan laut. Jika dibandingkan dengan ikan terbang dewasa, anak ikan terbang memiliki tubuh yang bentuknya lebih panjang & sirip yang berwarna warni.

Penampilan fisik ikan terbang pada dasarnya tidak berbeda dengan ikan-ikan laut pelagis pada umumnya. Ikan terbang memiliki tubuh yang panjang & pipih, sirip ekor berbentuk segitiga ganda, bagian atas tubuh berwarna biru tua, & bagian bawah tubuh yang berwarna keperakan. Adapun ciri fisik yang khas dari ikan terbang adalah sepasang sirip dada yang berukuran besar & terlipat di samping tubuhnya. Sirip dada itulah instrumen utama yang digunakan oleh ikan terbang saat mereka melayang di luar air. Beberapa spesies ikan terbang juga memiliki sepasang sirip perut yang berukuran besar sehingga saat melayang, ikan yang bersangkutan seolah-olah memiliki 4 buah sayap.



MELAYANG AGAR SELAMAT

Musuh utama dari ikan terbang adalah hewan-hewan besar yang bisa berenang cepat seperti ikan tuna, marlin, & lumba-lumba. Untuk mempertahankan diri, ikan terbang memanfaatkan pewarnaan tubuhnya yang kontras sehingga sulit dilihat baik dari atas maupun dari bawah oleh musuhnya. Namun jika musuh berhasil menemukan posisi dari ikan terbang, barulah ikan ini memanfaatkan kemampuan uniknya : melayang keluar air. Mula-mula, ikan terbang akan berenang secepat mungkin ke permukaan air. Begitu sudah sampai ke permukaan, ikan terbang akan melompat & merentangkan sirip dadanya yang lebar sehingga ikan tersebut terlihat seolah-olah sedang terbang.

Ikan terbang dengan sirip dada
yang terlipat. (Sumber)
Ikan terbang bisa mencapai ketinggian 1,2 m, jarak tempuh 400 m, & kecepatan 16 km/jam saat melayang. Karena ikan terbang pada dasarnya adalah hewan air & hanya melayang ketika sedang berada di luar air, ikan terbang hanya bisa bertahan di udara selama beberapa detik sebelum kemudian jatuh kembali ke dalam air. Namun jika kondisi di laut masih membahayakan, ikan terbang akan mengibas-ngibaskan ekornya saat berada di permukaan air sehingga ikan tersebut bisa kembali melayang di udara. Tidak jarang ikan terbang jatuh terdampar di geladak kapal saat sedang melayang.

Di perairan tempatnya hidup, ikan terbang termasuk jenis ikan yang sering ditangkap karena telurnya berharga mahal. Untuk memikat ikan supaya terjebak di jaring, nelayan biasa memakai umpan lampu atau obor saat sedang melaut pada malam hari. Ikan yang tertangkap lalu disimpan dalam bak berisi air dangkal sehingga ikan terbang tidak memiliki cukup ruang untuk melayang kembali ke laut. Tidak diketahui jumlah persis ikan terbang di alam liar. Namun jumlah mereka diperkirakan masih melimpah sehingga belum ada regulasi khusus yang mengatur soal jumlah maksimal ikan terbang yang boleh ditangkap.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Beloniformes
Famili : Exocoetidae



LIHAT JUGA

Cumi-cumi terbang - hewan laut yang juga bisa melayang keluar air



REFERENSI

Fajar Online - Telur Ikan Terbang dari Pangkep
National Geogprahic - Flying Fish
Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan - Ikan terbang
Wikipedia - Flying fish
Wikipedia - Mirrorwing flyingfish
Parin, N. V.. 1996. "Exocoetidae". (file PDF)
- . 2008. "Flying fish". Encyclopaedia Britannica, Chicago.


               

COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

3 komentar:

  1. Yang ingin saya tahu / tegaskan adalah apakah ikan terbang berpindah ke laut atau habitatnya di laut ?

    BalasHapus




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.