SEJARAH      FAUNA       HIBURAN

Kelelawar Putih, "Boneka Kapas" Pecinta Kegelapan




(Sumber)

Kelelawar identik dengan hal-hal yang menyeramkan. Warna tubuhnya yang gelap & kebiasaannya untuk aktif pada saat matahari terbenam menjadi penyebab mengapa kelelawar memperoleh kesan demikian dari manusia. Namun berbeda halnya dengan kelelawar yang satu ini. Karena kelelawar ini justru memiliki penampilan yang terkesan menggemaskan layaknya boneka kapas. Kelelawar yang dimaksud di sini adalah kelelawar putih Honduras (Honduran white bat; Ectophylla alba).

Sesuai dengan namanya, kelelawar putih memang memiliki bulu / rambut berwarna putih di bagian kepala & sekujur badannya. Namun tidak sesuai dengan namanya, kelelawar ini bukan hanya bisa ditemukan di Honduras. Hewan ini juga bisa ditemukan di negara-negara Amerika Tengah lainnya seperti Nikaragua, Kosta Rika, & Panama barat. Kelelawar putih memiliki ukuran yang terbilang kecil karena hewan terbang ini hanya memiliki panjang tubuh maksimum kurang dari 5 cm.

Peta Amerika Tengah. (Sumber)
Kelelawar putih bukan hanya memiliki warna putih pada tubuhnya. Bagian sayap, hidung, kaki, & daun telinga kelelawar ini berwarna jingga terang. Sementara bagian membran yang menghubungkan jari-jari sayapnya berwarna kehitaman. Hidungnya berbentuk segitiga layaknya daun sehingga hewan yang bersangkutan oleh para ahli diberi nama genus "Ectophylla". Nama yang dalam bahasa Yunani secara harfiah berarti "hidung daun".

Bukan untuk masalah penampilan semata kelelawar putih memiliki hidung demikian. Seperti halnya spesies kelelawar lainnya, kelelawar putih menggunakan pantulan suara (ekolokasi) sebagai cara untuk melihat kondisi di sekitarnya di tengah kegelapan malam. Dengan bentuk hidungnya yang unik itulah, kelelawar putih bisa "menembakkan" suara ultrasoniknya secara akurat. Begitu suaranya mengenai target, suara tadi akan terpantul ke telinganya sehingga kelelawar putih bisa mengetahui seperti apa lingkungan di sekitarnya.

Kelelawar putih adalah hewan nokturnal alias aktif pada malam hari. Makan utamanya adalah buah-buahan. Sementara pada siang hari, kelelawar ini akan tidur di bawah daun besar yang dibentuk hingga menyerupai huruf V terbalik. Daun tanaman dari genus Heliconia menjadi tanaman favorit yang digunakan oleh kelelawar putih untuk beristirahat. Kelelawar putih sangat jarang menggunakan daun tanaman yang sama untuk beristirahat lebih dari sehari.

Satu daun bisa dihuni oleh 12 ekor kelelawar sekaligus. Berkat daun itulah, kelelawar putih bisa beristirahat sambil melindungi dirinya dari air hujan & sinar matahari. Ketika cahaya matahari menembus daun, bulu kelelawar yang berwarna keputihan menjadi terlihat kehijauan sehingga kelelawar ini tersamar dari hewan-hewan pemangsanya. Dikombinasikan dengan ukurannya yang kecil & habitatnya yang berupa hutan rimbun, kelelawar putih pun menjadi sangat sulit ditemukan di habitat aslinya.

Perbandingan ukuran kelelawar putih
dengan tangan manusia. (Sumber)
Karena kelelawar putih pada dasarnya adalah sejenis mamalia, kelelawar putih pun berkembang biak dengan cara melahirkan. Seekor kelelawar putih betina hanya mengandung 1 ekor bayi. Supaya bayinya lahir saat makanan sedang melimpah, waktu melahirkan kelelawar putih biasanya jatuh bertepatan dengan periode musim hujan antara bulan Mei hingga Agustus. Selebihnya, masih belum diketahui siklus hidup hewan ini secara mendetail akibat sulitnya mengamati mereka di alam liar.

Tidak diketahui secara jelas berapa jumlah kelelawar putih di alam liar. Namun dengan melihat kian sempitnya hutan yang menjadi lokasi dari tanaman genus Heliconia, populasi kelelawar ini diperkirakan sedang mengalami penurunan. Di Kosta Rika, wilayah hutan yang masih tersisa sudah ditetapkan sebagai hutan lindung agar flora & fauna yang ada di dalamnya aman dari bahaya kepunahan. Diharapkan kebijakan ini juga bisa membantu mencegah kepunahan total makhluk mungil ini.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Chiroptera
Famili : Phyllostomidae
Genus : Ectophylla
Spesies : Ectophylla alba



REFERENSI

Animal Diversity Web - Ectophylla alba : Information
ARKive - Honduran white bat videos, photos, and facts
Live Science - Purpose of Bat's Weird Nose Explained


COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

1 komentar:




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.