27 Juli 2013


Perang Sipil Liberia, Pertumpahan Darah di "Tanah Kebebasan" (bagian 2)



Tentara Liberia dalam pertempuran di ibukota Monrovia. (Sumber)

Sambungan dari bagian 1.


PERIODE DAMAI SEMENTARA

Perang sipil pertama Liberia berakhir setelah Charles Taylor - pemimpin kelompok NPFL - memenangkan pemilu presiden di tahun 1997 dengan keunggulan suara yang telak atas lawan-lawannya. Walaupun pengamat internasional menyebut proses pemilu yang memenangkan Taylor berlangsung jujur & adil, suasana pemilu itu sendiri dianggap tidak benar-benar kondusif karena adanya kekhawatiran di antara penduduk Liberia kalau Taylor akan melanjutkan kembali perlawanan bersenjata jika dirinya sampai gagal memenangkan pemilu. Selain karena faktor ketakutan, alasan lain kenapa Taylor bisa memenangkan pemilu adalah karena dia memiliki keunggulan sumber daya atas rival-rivalnya mengingat menjelang digelarnya pemilu, NPFL sedang menguasai sebagian besar wilayah Liberia yang ada di luar Monrovia.

24 Juli 2013


Perang Sipil Liberia, Pertumpahan Darah di "Tanah Kebebasan" (bagian 1)



Pasukan pemberontak NPFL saat terlibat kontak senjata
dengan pasukan pemerintah Liberia. (Sumber)

Liberia adalah nama dari sebuah negara kecil yang terletak di pantai barat Benua Afrika. Negara tersebut berbatasan dengan Pantai Gading di sebelah timur, Guinea di utara, Sierra Leone di barat, & Samudera Atlantik di sebelah selatan. Nama Liberia pada negara ini berasal dari kata "liberty" yang berarti "kebebasan" karena negara tersebut awalnya memang didirikan untuk menampung budak-budak kulit hitam dari Amerika Serikat yang baru saja dibebaskan oleh pemerintah setempat. Namun di "tanah kebebasan" ini pula, salah satu perang sipil paling berdarah & paling brutal di Afrika pernah terjadi.

19 Juli 2013


Lumba-Lumba Hidung Botol



Lumba-lumba hidung botol dari spesies Tursiops truncatus. (Sumber)

Rasanya tidak ada orang yang tidak mengenal lumba-lumba. Hewan laut ini memang sangat terkenal sebagai akibat dari perilakunya yang bersahabat dengan manusia, kemampuannya melakukan gerakan-gerakan akrobatik, & seringnya mereka ditampilkan dalam pertunjukan atraksi satwa air. Ada banyak jenis lumba-lumba yang sudah diketahui oleh manusia. Namun dalam kesempatan kali ini, pihak Republik akan membahas soal lumba-lumba hidung botol, jenis lumba-lumba yang paling terkenal & sudah banyak dijinakkan oleh manusia.

13 Juli 2013


Perang Kod, Ketika Inggris & Islandia Berebut Daerah Penangkapan Ikan



Kapal patroli Islandia & kapal perang Inggris
yang sedang bertabrakan. (Sumber)

Kod atau lebih spesifiknya kod Atlantik adalah nama dari sejenis ikan yang banyak ditemukan di Samudra Atlantik bagian utara. Sebagai akibat dari populasinya yang melimpah, dagingnya yang lezat, & minyak hatinya yang bergizi, ikan ini pun banyak ditangkap oleh nelayan setempat. Begitu pentingnya ikan ini sebagai sumber pendapatan nelayan setempat sehingga sempat timbul konflik antar negara akibat memperebutkan daerah penangkapan ikan ini.

7 Juli 2013


Terusan Nikaragua, Proyek Hilang yang Siap Dibangkitkan



Peta dari rencana lokasi Terusan Nikaragua (garis
putus-putus berwarna merah). (Sumber)

Coba sebutkan, apa nama terusan atau kanal penghubung antar samudra yang ada di Benua Amerika? Pasti semua orang akan menjawab Terusan Panama. Jawaban tersebut sama sekali tidak salah karena memang itulah satu-satunya terusan yang ada di Benua Amerika di mana terusan tersebut menghubungkan Samudra Pasifik dengan Samudra Atlantik. Namun di masa depan, Terusan Panama tidak akan menjadi satu-satunya terusan yang ada di Amerika menyusul munculnya rencana untuk membangun terusan di Nikaragua.

3 Juli 2013


Monyet Bale, Primata Misterius dari Pedalaman Ethiopia



(Sumber)

Monyet Bale (Bale monkey; Chlorocebus djamdjamensis) adalah nama salah satu spesies monyet sabana (vervet) yang dianggap misterius oleh para ahli sebagai akibat dari minimnya informasi soal mereka. Nama "Bale" pada monyet ini sendiri diberikan karena monyet tersebut hanya ditemukan di kawasan Pegunungan Bale, daerah pegunungan di Ethiopia yang oleh pemerintah setempat dijadikan taman nasional. Selain dengan nama monyet Bale, hewan yang bersangkutan juga dikenal dengan nama "vervet Pegunungan Bale", "grivet Pegunungan Bale" (grivet adalah nama sejenis monyet khas Afrika Timur) serta "djam-djam".