SEJARAH  •  FAUNA  •  HIBURAN





24 Maret 2019


Michael Myers, Sang Pembawa Maut di Malam Halloween



(Sumber)

Halloween adalah nama dari perayaan yang jatuh pada tanggal 31 Oktober setiap tahunnya. Dalam perayaan ini, orang-orang akan memakai kostum yang menyeramkan & memasang lampu serta hiasan bertema hantu sepanjang malam. Awalnya merupakan perayaan spiritual khas Pulau Britania untuk mengusir roh-roh jahat & menyambut datangnya bulan November, sekarang perayaan ini dirayakan oleh siapapun di berbagai belahan dunia semata-mata karena mereka ingin merasakan asyiknya merayakan festival bertema horor.

Dalam dunia perfilman, Halloween juga menjadi sumber inspirasi dari  film horor terkenal "Halloween". Pertama kali dirilis pada tahun 1978, film asal AS ini kemudian memunculkan sejumlah film lanjutan di mana film terakhirnya dirilis pada tahun 2018 lalu. Film "Halloween" sendiri bercerita tentang Michael Myers, karakter pembunuh berantai yang memiliki kebiasaan mengenakan topeng & membuntuti orang-orang yang hendak dibunuhnya. Selain dengan nama Michael Myers, karakter yang bersangkutan juga dikenal dengan nama lain "The Shape" (Sosok) karena nama itulah yang ditampilkan dalam daftar nama pemeran di akhir filmnya.



SEJARAH (VERSI DUNIA NYATA)

Film "Halloween" yang menampilkan sosok Michael Myers merupakan buah karya dari John Carpenter, seorang sutradara asal AS yang sekarang sudah berusia 71 tahun. Carpenter awalnya membuat film "Halloween" setelah produser Irwin Yablans & penyedia dana Moustapha Akkad memintanya membuat film yang alur ceritanya bisa membuat penonton remaja putri merasa terikat. Maka, Carpenter pun kemudian memutuskan untuk membuat film tentang gadis pengasuh anak yang sedang dibuntuti oleh pembunuh misterius.

John Carpenter. (Sumber)
Carpenter awalnya berencana memberi judul "The Babysitter Murders" (Pembunuhan Para Pengasuh Anak) untuk film buatannya ini. Namun supaya judul filmnya terdengar lebih menarik, Carpenter lantas diminta untuk mengubah judul filmnya menjadi "Halloween". Dan supaya filmnya cocok dengan judulnya, Carpenter juga mengubah sedikit alur cerita dalam filmnya di mana peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam filmnya kini berlangsung pada malam perayaan Halloween.

Film yang menampilkan karakter penguntit / stalker sendiri bukanlah konsep yang baru di dunia perfilman. Oleh karena itulah, Carpenter memutuskan untuk memberikan semacam topeng pada karakter antagonisnya untuk membuatnya terlihat jahat di mata penonton. Atas ide dari Tommy Wallace yang bertindak sebagai penata seni filmnya, topeng yang dikenakan oleh karakter antagonis filmnya terinspirasi dari wajah Kapten Kirk, karakter dari serial terkenal "Star Trek". Supaya penampakan wajah pada topengnya terlihat kian menakutkan, bagian mata topengnya dibuat lebih lebar & bagian kulitnya diberi warna putih.

Aktor Nick Castle dipercaya untuk memerankan karakter Michael Myers selaku karakter antagonis utamanya. Sementara dalam adegan-adegan di mana Michael sedang tidak mengenakan topengnya, yang ditunjuk untuk memerankan karakter Michael adalah aktor Tony Moran. Setelah proses pembuatan filmnya selesai, film "Halloween" resmi dirilis di bioskop-bioskop AS pada akhir bulan Oktober 1978 dengan maksud agar filmnya tayang bertepatan dengan perayaan Halloween yang sesungguhnya.

Begitu filmnya dirilis, respon yang ditunjukkan oleh penonton sungguh fenomenal. Pasalnya hanya dengan biaya produksi tidak sampai setengah juta dollar, film ini berhasil merengkuh pendapatan hingga 47 juta dollar untuk wilayah AS sendiri. Berkat kesuksesan tersebut, film-film lanjutan "Halloween" pun dibuat. Total, sudah ada 11 film "Halloween" yang dibuat di mana film terakhirnya dirilis pada tahun 2018 lalu. Banyaknya film "Halloween" yang dirilis lantas turut berdampak pada melesatnya popularitas Michael sebagai icon baru genre horor Hollywood.

Poster film "Halloween"
pertama. (Sumber)
Kesuksesan film "Halloween" di tahun 1978 juga memiliki dampak yang besar pada industri film Hollywood secara keseluruhan. Pasalnya berkat kesuksesan "Halloween", para sineas Hollywood kini berlomba-lomba untuk ikut membuat film bergenre jagal (slasher). Mulai dari "Friday the 13th" (pertama rilis pada tahun 1980), "A Nightmare on Elm Street" (1984), hingga "Child's Play" (1988). Meskipun karyanya memiliki peran besar dalam mengubah wajah industri perfilman, Carpenter sendiri memilih untuk bersikap merendah. Menurutnya, filmnya menjadi pencipta tren semata-mata karena film buatannya terbukti sukses secara finansial.

Lepas dari kesuksesan yang direngkuhnya, film "Halloween" tetap tidak lepas dari kritikan. Kritikan utamanya dari golongan pejuang hak perempuan (feminis) yang menganggap kalau film ini menempatkan perempuan sebagai sosok yang tidak berdaya. Sementara Michael Myers dipandang sebagai sosok yang memiliki hasrat seksual terselubung karena gemar membuntuti korbannya. Carpenter sendiri menyangkal kritikan tersebut & berkomentar kalau para kritikus berpikir terlalu jauh saat menonton filmnya. Ia juga berpendapat bahwa jika filmnya menampilkan perempuan selemah itu, maka Laurie Strode selaku karakter perempuan utamanya seharusnya tidak ditampilkan selamat di akhir filmnya.



!! PERINGATAN !!
Bagian sesudah ini bakal banyak menampilkan spoiler / bocoran alur cerita.
Silakan lanjutkan membaca jika anda sudah paham dengan resikonya.



SEJARAH (VERSI FIKSI / FILM)

Catatan :
Karena film "Halloween" versi tahun 2018 menganggap kalau cerita yang muncul dalam film-film sesudah tahun 1978 tidak pernah terjadi, bagian ini hanya akan menggunakan alur cerita dari film tahun 1978 & 2018 sebagai sumbernya.


- Halloween (1978)

Michael Myers pada awalnya hanyalah seorang anak kecil biasa yang baru berusia 6 tahun & tinggal di kota Haddonfield, AS. Namun semua itu seketika berubah ketika pada malam Halloween di tahun 1963, Michael menyelinap masuk ke dalam kamar kakak perempuannya & menusuknya berkali-kali hingga tewas. Ketika orang tua Michael akhirnya tiba kembali di rumah, mereka kaget bukan main saat melihat Michael kecil memegang pisau yang sudah bersimbah darah. Karena tindakan Michael ini dianggap sebagai bentuk gangguan jiwa, pihak berwajib kemudian menempatkan Michael di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Smith's Grove. Sementara keluarga Michael sendiri kemudian menjual rumah tempat terjadinya insiden naas tersebut kepada keluarga Strode.

Lima belas tahun berlalu, Michael kini sudah tumbuh menjadi sosok tinggi besar yang tidak pernah bicara, namun memiliki hasrat membunuh yang amat tinggi. Saat Michael tengah dipindahkan memakai mobil oleh dokter jiwa Sam Loomis, Michael tanpa diduga-duga berhasil melepaskan diri & kemudian merampas mobil tersebut. Ia kemudian menggunakan mobil yang sama untuk kembali ke Haddonfield. Di tengah perjalanan, Michael sempat mampir ke sebuah toko untuk mencuri pisau & topeng sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah tempat ia dulu membunuh kakaknya.

Michael kecil seusai membunuh
kakaknya sendiri.
Ketika Michael akhirnya tiba di rumah lamanya, salah seorang anggota keluarga Strode yang bernama Laurie menyempatkan diri untuk mampir di rumah tersebut & mengetuk-ngetuk pintu luarnya. Michael yang kebetulan sedang berada di dalam rumah lantas memutuskan untuk membuntuti Laurie secara diam-diam. Saat malam tiba, Michael masih terus membuntuti Laurie yang sekarang sedang berada di rumah keluarga Doyle karena ia diminta untuk menjaga anak mereka. Sembari mengintai Laurie, Michael membunuhi teman-teman dekat Laurie yang sedang singgah di rumah seberangnya.

Ketika Laurie akhirnya tahu kalau teman-temannya sudah tewas terbunuh, Michael mencegat Laurie & mencoba membunuhnya dengan pisau. Laurie mencoba melawan, namun ia bukan tandingan bagi Michael yang fisiknya jauh lebih kuat. Beruntung bagi Laurie, Loomis berhasil menampakkan diri tepat waktu setelah sebelumnya ia berhasil menemukan mobil yang dicuri oleh Michael. Dengan menggunakan pistol yang dititipkan polisi kepadanya, Loomis berhasil melumpuhkan Michael dengan cara menembakinya berkali-kali. Michael sempat melarikan diri, namun ia berhasil ditangkap & kemudian dikirim kembali ke RSJ Smith's Grove.


- Halloween (2018)

Walaupun selamat, peristiwa yang terjadi pada malam Halloween di tahun 1978 membuat Laurie merasa begitu trauma. Khawatir kalau Myers cepat atau lambat bakal kembali, Laurie pun mengubah rumahnya menjadi semacam gudang senjata & bahkan mengajari teknik bela diri ala militer kepada putrinya yang bernama Karen. Namun akibat tindakannya tersebut, Laurie malah dianggap tidak waras sehingga otoritas setempat mengambil paksa Karen & menitipkannya kepada orang tua adopsi. Saat Karen akhirnya sudah dewasa & memiliki cucu bernama Allyson, ia pada awalnya melarang Allyson bertemu dengan Laurie supaya Alysson tidak terpapar oleh sikap paranoid Laurie.

Sementara itu di RSJ Grove, sepasang jurnalis di bidang kriminal menemui Michael sambil membawakan topeng yang pernah ia kenakan dulu. Mereka gagal memaksa Michael bicara, namun tindakan mereka tersebut kini malah membuat hasrat membunuh Michael bangkit kembali. Akibatnya, saat Michael & pasien RSJ lainnya dipindahkan memakai bus, Michael berhasil menyabotase bus tersebut hingga mengalami kecelakaan. Michael kemudian melarikan diri & mencari sepasang wartawan yang dulu pernah menemuinya. Setelah Michael membunuh mereka berdua, Michael kemudian mengambil kembali topengnya & melanjutkan perjalanan menuju Haddonfield.

Laurie Strode saat menghindari
tangkapan Michael. (Sumber)
Setibanya di Haddonfield, Michael membaur di tengah keramaian orang-orang yang sedang merayakan Halloween sambil melakukan pembunuhan secara acak. Saat tengah beraksi, Michael sempat berhasil dilumpuhkan oleh polisi. Namun polisi tersebut kemudian malah dibunuh oleh Ranbir Sartain - bekas murid Sam Loomis - karena ia ingin melihat Michael & Laurie saling bunuh 1 sama lain. Namun bak mendapat karma, Sartain sesudah itu kemudian malah dibunuh juga oleh Michael, yang kemudian melanjutkan perjalanannya menuju rumah Laurie.

Laurie tidak sendirian di rumahnya karena saat kabar pembunuhan yang dilakukan Michael mulai diketahui oleh publik, ia berhasil meyakinkan Karen untuk berlindung sementara di rumahnya. Ketika Michael akhirnya tiba di rumah Laurie, pergumulan antara Michael & Laurie pun akhirnya terjadi kembali setelah sekian lama. Berkat bantuan putri & cucunya, Laurie akhirnya berhasil mengalahkan Michael dengan cara menyekapnya di ruang bawah tanah. Mereka bertiga kemudian membakar rumah Laurie dengan harapan Michael tewas terpanggang hidup-hidup di dalamnya. Walaupun Michael berhasil dikalahkan, Michael diduga masih hidup karena sosoknya mendadak tidak terlihat saat rumah tempatnya disekap nyaris terbakar habis.



KARAKTERISTIK

Michael Myers dari segi penampilan nampak seperti pria biasa yang berpostur tinggi besar. Ciri khas Michael yang membuatnya mudah dibedakan dari sosok pembunuh berantai lainnya adalah ia memakai topeng berbentuk kepala manusia yang menutupi bagian wajah hingga lehernya. Dengan topeng ini, ia bisa menyamarkan wajah & identitas aslinya. Dikombinasikan dengan kebiasaannya mengenakan pakaian serba gelap, Michael pun nampak seperti sosok pembunuh berdarah dingin yang sungguh menakutkan karena topengnya nampak seperti wajah manusia yang tidak menunjukkan ekspresi apa-apa saat menghabisi korbannya.

Michael memiliki banyak metode untuk menghabisi korbannya. Adapun dari sekian banyak metode yang pernah digunakannya, metode favoritnya adalah menusuk korbannya berkali-kali memakai pisau dapur. Jika dirinya sedang tidak memegang benda apapun, Michael juga bisa membunuh korbannya dengan cara mencekiknya atau membenturkan ke tembok hingga tewas. Selain membunuh manusia, Michael juga tidak segan-segan membunuh anjing & memakan dagingnya dalam kondisi masih mentah.

Wajah asli Michael di tahun 1978.
Hal yang menarik dari Michael adalah begitu ia memergoki korbannya, ia seringkali tidak akan langsung membunuh korbannya secara membabi buta. Tidak jarang Michael pada awalnya hanya akan sebatas melihat korbannya dari tempat yang tersembunyi, membuntuti calon korbannya ke sana kemari, atau bahkan menjahilinya. Saat Michael berpapasan dengan sahabat Laurie contohnya, ia tidak langsung membunuhnya, tapi hanya sekedar membuatnya terjepit di jendela gudang. Jika Michael merasa sudah puas bermain-main dengan calon korbannya, barulah kemudian ia membunuhnya.

Michael memiliki fisik yang tergolong perkasa karena ia bisa mengangkat tubuh manusia dewasa hanya dengan sebelah tangan. Namun kehebatan fisik Michael belum sampai di sana. Ia diperlihatkan bisa tetap hidup meskipun ditabrak mobil, ditembak dengan pistol, hingga terjatuh dari lantai atas bangunan. Ia juga diperlihatkan bisa melakukan aneka keterampilan meskipun ia tidak memiliki pengalaman apapun. Sebagai contoh, meskipun Michael hidup terisolasi di RSJ selama belasan tahun, ia langsung tahu bagaimana cara mengemudikan mobil & menerobos masuk ke dalam bangunan yang terkunci.

Tidak diketahui alasan Michael melakukan pembunuhan berantai. Pasalnya sejak melakukan pembunuhan pertamanya pada usia 6 tahun, Michael tidak pernah lagi bicara pada siapapun. Kalau menurut pendapat dokter Sam Loomis yang menangani Michael di RSJ, Michael melakukan pembunuhan karena pada dasarnya dia memang jahat. Loomis bahkan menjelaskan bahwa selama puluhan tahun ia berkarir sebagai ahli kejiwaan, ia mengaku belum pernah menjumpai sosok dengan sorot mata sekejam Michael. Sederhananya, jika kekuatan jahat yang ada di alam memiliki sosok personifikasinya sendiri, maka Michael adalah sosok tersebut.

Topeng Michael Myers. (Sumber)
Kalau memakai perspektif gaib, bisa dispekulasikan kalau Michael merupakan hasil jelmaan dari energi jahat yang terkumpul & kemudian muncul lewat perantaraan manusia. Jika spekulasi tersebut memang benar adanya, maka hal tersebut bisa menjelaskan kenapa Michael bisa dengan entengnya membunuh orang lain saat dirinya masih amat muda. Alasan lain kenapa Michael dispekulasikan memiliki sumber kekuatan bernuansa gaib adalah karena hal-hal yang normalnya mematikan bagi manusia tidak memiliki dampak serupa pada Michael. Michael juga diperlihatkan bisa membuat anjing & pengidap gangguan kejiwaan di dekatnya bertingkah ketakutan saat ia mengingat kembali pembunuhan-pembunuhan yang pernah dilakukannya di masa lalu.

Sejak melakukan pembunuhan pertamanya di rumah keluarganya sendiri, hal-hal yang memiliki kaitan dengan peristiwa tersebut lantas memberikan dorongan pada Michael untuk terus melakukan pembunuhan. Sebagai contoh, karena Laurie dulu pernah singgah di rumah tempat Michael melakukan pembunuhan, Michael lantas terobsesi untuk membuntuti Laurie & membunuh siapapun yang memiliki hubungan dengannya. Lalu saat ia melihat kembali topeng yang pernah dipakainya saat melakukan pembunuhan berantai, Michael merasa terdorong untuk melarikan diri keluar RSJ & melakukan pembunuhan di kota tempatnya melakukan pembunuhan pertama.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



REFERENSI

BBC News - John Carpenter reflects on Halloween 35 years on
Wikipedia - Halloween (1978 film)
Wikipedia - Halloween (franchise)
 - . 2008. "Halloween". Encyclopaedia Britannica, Chicago, AS.
(Film) 1978. Carpenter, J.. "Halloween".
(Film) 2018. Green, D.G.. "Halloween".


Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi silakan tinggalkan komentar anda selama tidak berisi spam, iklan, kata-kata kasar, & provokasi SARA. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, silakan tinggalkan pesan di kotak komentar.