10 Mei 2019


Semut Panda, Si Kecil yang Hobi Menyusup



Seekor semut panda betina. (Sumber)

Semut panda (panda ant; Euspinolia militaris) adalah nama dari sejenis serangga yang memperoleh nama demikian berkat wujudnya yang unik. Seperti halnya semut, serangga ini memiliki kepala, dada, & abdomen yang dipisahkan oleh sendi ramping. Lalu seperti halnya panda, hewan ini memiliki tubuh berwarna hitam & putih. Lebih spesifiknya, bagian kepala & abdomen hewan ini memiliki bulu berwarna dominan putih. Sementara bagian thoraks / dadanya diselubungi oleh bulu berwarna dominan hitam.

Walaupun penampilannya sangat mirip dengan semut, semut panda aslinya bukanlah semut. Semut panda aslinya adalah sejenis tawon yang tidak bersayap. Dasar penggolongannya adalah karena tidak seperti semut yang memiliki pola hidup sosial, semut panda adalah hewan dengan pola hidup menyendiri (soliter). Dalam tangga klasifikasi ilmiah sendiri, semut panda digolongkan dalam famili Mutillidae yang salah satu anggotanya adalah semut beludru merah, spesies lain tawon tidak bersayap yang penampilannya juga mirip dengan semut. Dan seperti halnya spesies tawon pada umumnya, semut panda hidup dari memakan nektar bunga.

Hanya semut panda betina yang memiliki penampilan layaknya semut tak bersayap. Semut panda jantan di lain pihak berukuran lebih besar & memiliki sayap. Dalam ranah biologi, perbedaan ciri fisik antar kelamin ini dikenal dengan istilah "dimorfisme seksual". Selain berbeda dalam hal fisik, jantan & betina juga memiliki perbedaan dalam hal perilaku. Jika pejantan lebih aktif pada malam hari hingga pada permulaan matahari terbit, maka betina lebih aktif pada siang hari (diurnal).

Kepala semut panda dilihat
dari dekat. (Sumber)
Keberadaan semut panda pertama kali diketahui oleh manusia pada tahun 1938. Awalnya tawon ini dikira hanya dapat ditemukan di pesisir Chili, Amerika Selatan. Namun belakangan, serangga ini juga dapat ditemukan di Meksiko & Amerika Serikat bagian selatan. Habitat favorit semut panda adalah kawasan kering yang penuh dengan pasir, misalnya di pantai & gurun pasir. Supaya bisa hidup di habitat macam itu tanpa mengalami dehidrasi, semut panda pun memiliki cangkang luar yang keras & bisa menyusup masuk ke dalam timbunan pasir.

Dengan tubuhnya yang diselubungi bulu tebal berwarna hitam & putih, semut panda sepintas nampak seperti hewan yang lucu layaknya hewan panda yang sesungguhnya. Faktanya, semut panda memiliki penampilan demikian bukan supaya penampilannya terlihat lucu, tetapi untuk memperingatkan hewan lain kalau semut panda memiliki sengat yang amat menyakitkan. Layaknya pola warna mencolok yang dimiliki oleh hewan-hewan beracun semisal tawon & ular karang. Oleh karena itulah, walaupun hewan ini terlihat menggemaskan, memegang mereka dengan tangan kosong sangatlah tidak disarankan.

Hanya semut panda betina yang bisa menyengat karena sengat tersebut aslinya adalah saluran telur (ovipositor). Selain dengan memakai sengat, semut panda juga bisa menakut-nakuti musuhnya dengan cara membuat suara berdecit. Suara tersebut dibuat oleh semut panda dengan cara menggosok-gosokkan organ stridulitrum di abdomennya. Baik serangga jantan maupun betina sama-sama bisa menghasilkan suara berdecit untuk mengancam musuhnya. Perilaku menakut-nakuti musuh dengan membuat suara gesekan tersebut dikenal dengan istilah "stridulasi" (stridulation).

Jika menurut anda perbedaan fisik yang dimiliki oleh semut panda jantan & betina sudah cukup aneh, maka perilaku kawin yang mereka miliki ternyata tidak kalah unik. Saat melakukan perkawinan, betina yang ukurannya lebih kecil dari pejantan akan menaiki punggung pejantan. Sesudah itu pejantan akan terbang & keduanya kemudian melakukan perkawinan di udara. Jika perkawinan sudah selesai, betina akan turun ke tanah & kemudian berkeliaran mencari sarang bumblebee atau tawon sosial.

(Sumber)
Jika betina sudah menemukan sarang yang dimaksud, semut panda betina kemudian akan menerobos masuk ke dalam sarang. Sang pemilik sarang jelas tidak akan tinggal diam & langsung menyerang semut panda tadi. Namun karena semut panda memiliki cangkang luar yang keras, sengatan bertubi-tubi yang diberikan oleh sang tuan rumah tidak akan membuat semut panda merasa kesakitan. Begitu sudah sampai di dalam sarang, semut panda akan meletakkan telur-telurnya di dekat larva atau kepompong serangga pemilik sarang.

Jumlah telur yang dihasilkan oleh semut panda sepanjang tahun bisa mencapai 2.000 butir. Begitu telurnya menetas, larva akan menyantap larva atau kepompong dari serangga pemilik sarang. Sesudah mencapai ukuran maksimum, larva selanjutnya akan bermetamorfosis menjadi kepompong sebelum kemudian keluar menjadi serangga dewasa. Seekor semut panda bisa tumbuh hingga sepanjang 8 mm dengan usia maksimum 2 tahun. Usia yang tergolong panjang untuk serangga sekecil ini.

Walaupun semut panda memiliki sengatan yang menyakitkan & bisa bertelur dalam jumlah banyak, hal tersebut tidak lantas membuat semut panda bisa hidup tanpa gangguan. Musuh utama semut panda adalah hewan pemakan semut (anteater) yang memiliki lidah panjang & lengket. Semut panda yang masih dalam fase larva juga rentan mengalami kematian massal & dibunuh oleh serangga pemilik sarangnya. Sebagai akibatnya, walaupun jumlah populasinya di alam liar masih belum diketahui, serangga berbulu lebat ini diperkirakan sedang berada dalam ancaman kepunahan.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Hymenoptera
Subordo : Apocrita
Famili : Mutillidae
Genus : Euspinolia
Spesies : Euspinolia militaris



REFERENSI

NZG - Ant what you think it is
Panda Ant
Panda Ant - Panda Ant Facts
Panda Ant - Where do Panda Ants live?
University of Florida - Mutillidae


Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi silakan tinggalkan komentar anda selama tidak berisi spam, iklan, kata-kata kasar, & provokasi SARA. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, silakan tinggalkan pesan di kotak komentar.