19 November 2019


Makna Lirik Lagu Linkin Park - Breaking the Habit



Linkin Park saat tampil dalam konser di tahun 2014. (Sumber)

Linkin Park (LP) adalah nama dari band / grup musik asal Amerika Serikat (AS) yang mengusung aliran rock. Bagi penggemar musik luar negeri yang gemar mendengarkan lagu-lagu keluaran awal dekade 2000-an, band ini pastinya bukanlah nama yang asing sebagai akibat dari begitu populernya lagu-lagu yang mereka rilis pada waktu itu. Satu dari sekian banyak lagu buatan LP yang dirilis pada periode ini adalah "Breaking the Habit", topik bahasan dalam artikel kali ini.

"Breaking the Habit" (BtH) merupakan lagu buatan LP yang pertama kali dirilis pada tahun 2003. Lagu ini dirilis sebagai bagian dari album "Meteora". Konsep dari lagu ini dibuat oleh salah seorang personil LP yang bernama Mike Shinoda. Pada awalnya ia hanya berniat merilis lagu ini dalam format lagu instrumen berdurasi 10 menit. Namun atas saran dari para personil LP yang lain, Mike kemudian memodifikasi lagu ini hingga menjadi lagu BtH seperti yang kita kenal sekarang. Proses pengerjaan lagu BtH dikabarkan memakan waktu hingga 6 tahun.

Menurut pengakuan Mike, ia terinspirasi untuk menulis lagu BtH setelah mendengar cerita dari para penggemar LP yang memiliki aneka masalah pribadi seperti depresi, rendah diri, kecanduan narkotik, & lain sebagainya. Tema yang diusung dalam lagu BtH juga memiliki kemiripan dengan perjalanan hidup Chester Bennington, vokalis LP yang pada tahun 2017 lalu harus meninggal secara tragis akibat bunuh diri. Sebelum menjadi personil  LP, Chester diketahui pernah mengalami kecanduan obat-obatan terlarang. Chester juga memiliki masa kecil yang suram karena ia pernah menjadi korban pelecehan seksual & kerap dibully di sekolah akibat fisiknya yang kurus.

Begitu lagu BtH dirilis ke publik, respon yang ditunjukkan oleh khalayak musik sungguh luar biasa. Lagu ini pernah menduduki posisi puncak dalam tangga lagu terpopuler versi Billboard selama 4 pekan secara berturut-turut. Video klip dari lagu BtH juga memperoleh penghargaan dalam ajang yang digelar oleh stasiun televisi MTV. Selain karena melodi lagunya yang memang menarik, popularitas luar biasa yang diraih oleh BtH juga tidak lepas dari liriknya yang menyentuh permasalahan sehari-hari yang dimiliki oleh orang banyak. Jadi dalam artikel kali ini, pihak Republik akan membahas makna dari lirik lagu yang bersangkutan.



ANALISA LIRIK

Bagian I

Memories consume, like opening the wound
I'm picking me apart again
You all assume I'm safe here in my room
Unless I try to start again


Bagian ini pada dasarnya ingin menggambarkan trauma yang tengah dialami oleh sang pelantun lagu. Ia terbayang-bayang akan kenangan buruk yang pernah dialaminya (memories consume) sehingga ia pun merasa menderita & tertekan. Seolah-olah ada yang sedang mengorek kembali lukanya (like opening the wound). Karena ia khawatir kalau orang-orang akan bersikap sinis & melihatnya sebagai orang yang lemah saat ia menunjukkan kegelisahannya di hadapan orang lain, sang pelantun lagu pun kemudian memilih untuk menjauh dari keramaian & menyendiri di rumah atau kamarnya.

Orang awam mudah saja beranggapan bahwa orang yang gemar mengurung di dalam rumahnya akan aman dari segala masalah karena dia tidak akan berpapasan dengan hal-hal yang tidak diinginkan saat berada di luar tempat tinggalnya (you all assume I'm safe here in my room). Namun anggapan tersebut tidak selalu benar karena biarpun orang yang hidup menyendiri di ruangannya akan aman dari musibah di luar rumah, ia tetap rentan mengalami hal-hal buruk. Khususnya jika orang tersebut pernah memiliki kenangan buruk.

Saat orang yang memiliki kenangan buruk memutuskan untuk hidup mengasingkan diri, bayangan traumanya justru lebih rentan untuk menghantuinya kembali. Supaya perhatiannya teralihkan dari kenangan buruk tersebut, orang yang bersangkutan lantas akan menyibukkan diri dengan hal-hal yang membuatnya terhibur. Namun tidak jarang kesibukan yang dipilihnya justru merupakan hal-hal yang bisa mendatangkan dampak negatif bagi dirinya. Misalnya bermain game hingga lupa waktu, minum-minuman keras secara berlebihan, menyayat dirinya sendiri (self-cutting), atau bahkan menggunakan narkoba.


Chester Bennington & Mike Shinoda. (Sumber)


Pre-Reffrain

I don't want to be the one
The battles always choose
'Cause inside, I realize
That I'm the one confused


Bagian ini ingin menggambarkan rasa bimbang & kebingungan (inside I realize, I'm the one confused) yang dimiliki oleh sang pelantun lagu mengenai masalah yang menimpa dirinya. Ia pernah (atau masih) mengalami rentetan peristiwa buruk dalam hidupnya sehingga ia pun mempertanyakan nasibnya sendiri. Kenapa orang lain bisa hidup nyaman tanpa gangguan, sementara saya tidak? Kenapa harus saya yang mengalaminya (I don't want to be the one)?

Peristiwa buruk yang dimaksud di sini bisa bermacam-macam. Mungkin sang pelantun lagu sering menjadi korban bullying. Atau mungkin sang pelantun lagu hidup dalam keluarga yang kurang harmonis. Atau mungkin saja sang pelantun lagu tidak punya keluarga & terpaksa hidup sendirian dalam kondisi serba terbatas. Apapun masalah yang dialami oleh sang pelantun lagu, ia merasa tertekan oleh hidupnya sendiri sehingga ia pun menggambarkan masalah hidupnya layaknya medan tempur yang mau tidak mau harus ia lalui (the battles always choose).


Reffrain

I don't know what's worth fighting for
Or why I have to scream
I don't know why I instigate
And say what I don't mean



Bagian ini ingin menggambarkan rasa putus asa yang dialami oleh sang pelantun lagu. Ia merasa tidak ada gunanya lagi jika harus terus hidup sambil tetap dihimpit masalah & dihantui oleh kenangan-kenangan buruk (I don't know what's worth fighting for). Sang pelantun lagu juga merasa tidak ada gunanya jika ia harus berseru meminta bantuan kepada orang lain (why I have to scream). Entah karena ia tidak ingin orang lain merasa khawatir & kerepotan akibat dirinya. Atau karena ia khawatir kalau orang yang ia harap bisa membantunya justru malah ikut memperlakukannya secara semena-mena.

Dua baris terakhir dari bagian ini memiliki 2 macam makna yang berbeda. Dalam pemaknaan versi pertama, 2 baris lirik pada bagian ini ingin menggambarkan kalau selama ini atas hasutan dari dirinya sendiri (I instigate), sang pelantun lagu menggunakan hobi barunya untuk kabur dari masalah hidupnya. Padahal ia tahu kalau hobinya ini justru bisa mendatangkan masalah baru bagi dirinya sendiri, misalnya karena hobinya tersebut adalah menggunakan narkoba. Namun ia tetap nekat menjalani hobinya tadi karena sudah terlanjur percaya oleh hasutan dari dalam bawah sadarnya (say what I don't mean).

Dalam pemaknaan versi kedua, sang pelantun lagu selama ini bisa bertahan kendati harus hidup dengan segudang masalah karena ia terus menerus berkata kepada dirinya sendiri kalau hidupnya baik-baik saja. Ia juga berhasil merahasiakan masalah hidupnya dari orang lain karena selalu mengarang-ngarang cerita setiap kali ada orang yang ingin tahu lebih jauh mengenai masa lalu sang pelantun lagu (say what I don't mean). Namun karena merasa muak harus terus menerus bersikap demikian, sang pelantun lagu akhirnya merasa tidak tahan lagi & bertanya-tanya apakah ia harus tetap hidup dengan kondisi demikian.


I don't know how I got this way
I know it's not alright
So, I'm breaking the habit
I'm breaking the habit tonight


Bagian ini ingin menggambarkan bagaimana sang pelantun lagu menarik kesimpulan setelah merenung. Ia mencoba mengingat-ingat kenapa ia bisa terjerumus ke dalam hobinya yang berbahaya, namun ia tidak bisa mengingat awal mulanya (I don't know how I got this way). Ia juga pada akhirnya mengakui kalau apa yang ia jalani selama ini sebenarnya beresiko & tetap tidak bisa menjadi solusi atas permasalahan hidupnya (I know it's not alright).

Seperti bagian sebelumnya, 2 baris terakhir lirik pada bagian ini juga memiliki makna ganda. Dalam pemaknaan versi pertama, setelah sang pelantun lagu menyadari bahaya & kesia-siaan yang selama ini ia jalani lewat hobinya, ia memutuskan untuk berhenti melanjutkan hobi alias kebiasaannya yang berbahaya tersebut (I'm breaking the habit) pada malam itu juga (tonight).

Kalau dalam pemaknaan versi kedua, sang pelantun lagu merasa putus asa karena hobi yang selama ini ia jalani ternyata tetap tidak berhasil menghilangkan permasalahan hidupnya. Karena merasa tidak tahan lagi, sang pelantun lagu pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya saat itu juga  (I'm breaking the habit tonight). Secara harfiah, kata "habit" memang berarti "kebiasaan". Namun dalam konteks ini, kebiasaan yang dimaksud bisa jadi merujuk pada hidup karena hidup sendiri pada dasarnya adalah kebiasaan yang senantiasa dijalani oleh manusia sejak lahir.


Kecanduan narkoba menjadi salah satu tema yang diangkat
dalam lagu "Breaking the Habit". (Sumber)


Bagian II

Clutching my cure, I tightly lock the door
I try to catch my breath again
I hurt much more than anytime, before
I had no options left again


Bagian ini ingin mengilustrasikan bagaimana sang pelantun lagu pada akhirnya mencapai titik jenuh saat melakukan hobinya. Bagi sang pelantun lagu, hobi negatif yang dilakukannya selama ini ibarat obat (cure) bagi permasalahan hidupnya. Karena ia tahu jika hobi negatifnya ini bisa mendatangkan masalah baru baginya jika sampai ketahuan, ia pun melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Saat hendak melakukan hobinya, ia akan mengunci pintu ruangannya (tightly lock the door) dengan napas yang terengah-engah (I try to catch my breath again) layaknya orang yang dipenuhi rasa takut.

Karena sang pelantun lagu sudah melakukan hobi negatifnya ini dalam jangka waktu yang lama, ia pun kini mulai merasakan dampak negatif pada dirinya. Misalnya tidak bisa lagi berinteraksi dengan orang lain secara normal, tidak bisa lagi mengendalikan emosinya sendiri, & sebagainya. Pada intinya, sang pelantun lagu ingin menggambarkan kalau hidupnya justru semakin menderita (I hurt much more than anytime) akibat hobi negatifnya ini.

Sang pelantun lagu pun kini harus memutuskan apakah ia mau melanjutkan hobi negatifnya ini dengan resiko hidupnya akan semakin berantakan, atau menghentikan hobi negatifnya meskipun ia tidak tahu bagaimana kehidupannya sesudah itu. Tidak ada pilihan lain yan bisa diambil untuk menyelesaikan masalahnya yang satu ini (I hurt much more than anytime) sehingga sang pelantun lagu pun merasa bingung bukan main.


Pre-Reffrain
Reffrain

(lihat kembali bagian-bagian yang berjudul serupa)


Bagian III

I'll paint it on the walls
'Cause I'm the one at fault
I'll never fight, again
And this is how it ends


Bagian ini merupakan penggambaran dari rasa putus asa sang pelantun lagu. Ia ingin mengatakan bahwa alasannya terjurumus ke dalam hobi negatif adalah karena ia merasa tertekan akan hidupnya sendiri. Sang pelantun lagu tidak bisa / tidak mau menyerang balik orang-orang yang selama ini membuat hidupnya kesusahan, sehingga ia pun lantas terjerumus ke dalam hobi negatif supaya ia bisa tetap bertahan hidup sembari melupakan masalahnya.

Namun karena hobi negatifnya tersebut dianggap sebagai aib oleh masyarakat, sang pelantun lagu pun khawatir kalau masyarakat justru malah akan semakin memandang rendah dirinya. Publik tidak tahu alasan kenapa sang pelantun lagu bisa terjerumus ke dalam hobi negatif tersebut. Publik hanya tahu bahwa jika sang pelantun lagu tertangkap basah melakukan hobi negatifnya tersebut (paint it on the walls), maka ia pantas diperlakukan layaknya sampah atau pecundang (the one at fault).

Dua bait terakhir dari bagian ini lagi-lagi bisa dimaknai secara beragam. Dalam pemaknaan versi pertama, sang pelantun lagu merasa frustrasi dengan hidupnya sendiri yang penuh dengan penderitaan, sehingga ia pun memutuskan untuk menyerah (I'll never fight again) alias mengakhiri hidupnya sendiri (this is how it ends).

Kalau dalam pemaknaan versi kedua, sang pelantun lagu sadar akan bahaya dari hobi negatif yang selama ini dijalaninya. Oleh karena itulah, ia memutuskan untuk berhenti melakukan hobi negatifnya ini (this is how it ends) & belajar untuk tidak lagi memandang masyarakat umum sebagai hal yang harus dijauhi / dimusuhi (I'll never fight again), melainkan sebagai bagian dari kehidupan barunya yang normal. Kendati masalah hidupnya mungkin tetap tidak akan hilang dengan keputusan barunya ini, setidaknya ia tidak perlu lagi hidup sendirian dengan dipenuhi rasa takut jika harus tetap hidup sambil melanjutkan hobi negatifnya.


Reffrain

(lihat kembali bagian yang berjudul serupa)

© Rep. Eusosialis Tawon



SUMBER-SUMBER YANG MEMBANTU

Billboard - Linkin Park Breaking the Habit Chart History
CNN Indonesia - Chester Bennington dan 'Neraka'....
Songfacts - Breaking the Habit by Linkin Park


Lirik lagu Linkin Park - Breaking the Habit
Video klip lagu Linkin Park - Breaking the Habit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi silakan tinggalkan komentar anda selama tidak berisi spam, iklan, kata-kata kasar, & provokasi SARA. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, silakan tinggalkan pesan di kotak komentar.