![]() |
| Manusia kelabang dilihat dari atas. |
Penjara. Itulah nama dari tempat yang bakal membuat siapapun merasa gemetar saat mendengarnya. Pasalnya di tempat inilah, orang-orang yang melakukan kejahatan & pelanggaran hukum bakal ditahan & dilarang membaur dengan masyarakat.
Penjara dimaksudkan untuk memberikan efek jera & memperbaiki perilaku orang-orang yang ditahan di dalamnya. Namun dalam perkembangannya, tidak jarang orang-orang yang ditahan di penjara menerima perlakuan kasar & bahkan siksaan dari petugas yang mengawasi mereka.
Film "The Human Centipede 3 (Final Sequence)" adalah contoh dari film yang mengangkat tema kekerasan di dalam penjara. Film keluaran tahun 2015 itu sendiri bercerita tentang rombongan narapidana yang dioperasi secara massal untuk dijadikan manusia kelabang.
Dengan melihat judulnya sekilas, pengunjung mungkin menduga kalau film ini adalah film ketiga dalam seri film "The Human Centipede" (THC). Dan memang demikianlah adanya. Sebelum film THC 3 dibuat, 2 film pendahulunya sudah lebih dulu dirilis pada tahun 2010 & 2011.
Jika dibandingkan dengan 2 film pendahulunya, THC 3 memiliki perbedaan nuansa yang cukup mencolok. Pasalnya jika film THC & THC 2 dirilis sebagai film bergenre horor dengan gaya penceritaan yang serius & kelam, film THC 3 justru memiliki gaya penceritaan yang lebih menyerupai film bergenre komedi.
Meskipun mengusung genre komedi, film THC 3 masih tetap menampilkan elemen-elemen sadis & menjijikan seperti 2 film pendahulunya. Adegan-adegan seperti darah muncrat, penyiksaan eksplisit, praktik memakan tinja, hingga anggota badan yang terpotong-potong dapat dijumpai dalam film ini.
SEJARAH
Film "The Human Centipede 3" beserta 2 film pendahulunya merupakan buah karya dari seorang sineas asal Belanda yang bernama Tom Six. Ide untuk membuat film bertema manusia kelabang sendiri bermula ketika Tom sedang menonton berita kriminal mengenai pelaku pedofilia / kejahatan kepada anak di bawah umur.
Berita tersebut membuat Tom merasa gusar. Pasalnya menurut Tom, sang pelaku menerima hukuman yang terlalu ringan. Ia pun lantas membayangkan kalau sang pelaku harusnya menerima hukuman yang lebih berat & memalukan. Misalnya dengan cara menjahit mulut sang pelaku pada anus seorang sopir truk secara paksa.
![]() |
| Tom Six. (imdb.com) |
Tom lalu menceritakan isi pikirannya tersebut kepada mantan pacarnya. Mantan pacar Tom lantas menanggapi komentar Tom dengan cara mengirimkan foto-foto dirinya dalam posisi sedang menungging.
Otak kreatif Tom langsung bekerja saat ia menerima respon macam itu. Ia merangkaikan foto-foto tersebut memakai Photoshop untuk tujuan iseng semata. Namun saat melihat hasilnya, Tom seketika mendapat ide untuk menciptakan film horor dengan konsep serupa.
Tom lalu menghubungi seorang dokter bedah kenalannya & menunjukkan naskah film buatannya. Setelah membaca naskah tersebut, dokter tadi kemudian membuat catatan mengenail detail berjalannya operasi jika operasi untuk membuat manusia kelabang benar-benar dilakukan di dunia nyata.
Tom juga merekrut aktor kawakan Dieter Laser untuk memerankan dokter bedah sekaligus karakter antagonis utama di filmnya. Karakter yang diperankannya tersebut adalah seorang dokter Jerman dengan nama Josef Heiter.
Nama "Josef" dipilih sebagai nama depan sang antagonis karena terinspirasi dari Josef Mengele, ilmuwan Nazi Jerman yang pernah melakukan eksperimen berbahaya pada anak-anak kembar. Dalam salah satu eksperimennya, Mengele dikabarkan menjahit 2 orang anak supaya menyatu layaknya kembar siam.
![]() |
| Josef Mengele, salah satu sumber inspirasi untuk film "The Human Centipede". |
Film yang dibuat oleh Tom akhirnya dirilis ke bioskop-bioskop pada tahun 2010 dengan judul "The Human Centipede (First Sequence)". Setahun kemudian, Tom merilis film lanjutannya dengan judul "The Human Centipede 2 (Full Sequence)".
Di film kedua, yang menjadi tokoh antagonis utamanya bukan lagi Josef Heiter, melainkan seorang pria pendiam yang bernama Martin. Karakter Martin sendiri diperankan oleh aktor Laurence Harvey.
Sukses membuat 2 film bertema manusia kelabang masih belum membuat Tom merasa puas. Ia sekarang ingin membuat film baru untuk melengkapi rangkaian filmnya menjadi trilogi.
Aktor Dieter Laser & Laurence Harvey kembali ikut ambil bagian dalam proyek film baru Tom. Namun keduanya kali ini memerankan karakter yang sama sekali baru & tidak ada hubungannya dengan film-film sebelumnya.
Jika Dieter mendapatkan jatah memerankan karakter bernama Bill Boss yang berprofesi sebagai kepala penjara, maka Laurence dipercaya memerankan karakter asisten Bill Boss yang bernama Dwight Butler.
Tidak seperti film-film THC terdahulu yang didesain sebagai film horor, film THC 3 justru didesain sebagai film komedi & parodi politik. Pasalnya selain menyisipkan elemen manusia kelabang layaknya 2 film pendahulunya, film THC 3 juga banyak menampilkan elemen-elemen yang terinspirasi dari fenomena sosial politik di dunia nyata.
Sebagai contoh, Bill Boss selaku pengelola penjaranya ditampilkan sebagai warga negara Amerika Serikat (AS). Lalu penjara yang menjadi setting utama film THC 3 diceritakan berlokasi di tengah-tengah gurun layaknya kompleks penjara milik AS di Irak (Abu Ghraib).
Para tahanan di penjara juga diperlihatkan mengenakan baju seragam berwarna jingga layaknya tahanan di Guantanamo, kompleks penjara milik AS di Kuba. Kemudian salah satu adegan di filmnya menampilkan tahanan yang sedang disiksa memakai metode waterboarding, metode yang kerap digunakan oleh petugas AS saat menginterogasi tahanan terduga teroris.
![]() |
| Poster film "The Human Centipede 3". |
Tahun 2015, film ini akhirnya selesai digarap & resmi dirilis dengan judul "The Human Centipede 3 (Final Sequence)". Namun perilisan film ini jauh dari kata mulus. Pasalnya karena film THC 3 beserta film-film pendahulunya mengusung tema yang kontroversial sedari awal, upaya perilisan film THC 3 sempat menuai penolakan keras.
Di Australia, kelompok agama setempat mengecam perilisan film THC 3 & menuduh film ini sebagai film sesat. Sementara di Texas, AS, Tom bahkan sampai menerima ancaman pembunuhan. Untungnya, penayangan perdana film ini di Texas pada akhirnya tetap bisa dilangsungkan setelah Tom menyewa petugas keamanan untuk melindungi dirinya.
Seperti halnya 2 film THC yang terdahulu, film THC 3 juga menuai tanggapan negatif dari kritikus & penonton karena dianggap terlalu mengandalkan elemen kesadisan, tapi tidak memiliki alur cerita yang menarik. Sejumlah situs & majalah hiburan ternama seperti Slant, The AV Club, hingga Entertainment Weekly bahkan memberikan nilai 0 untuk film ini.
Lepas dari tanggapan negatif yang diterima oleh film-filmnya, Tom mengaku tetap merasa bangga akan hasil karyanya. Kemudian dalam wawancara di tahun 2019, Tom juga mengaku tertarik untuk mengangkat kembali hal-hal seputar manusia kelabang dalam film barunya kelak. Namun sejauh ini, film THC 3 masih menjadi film terakhir dari seri film THC yang dibuat & dirilis ke publik.
!! PERINGATAN !!
Bagian sesudah ini bakal banyak menampilkan spoiler / bocoran alur cerita.
Silakan lanjutkan membaca jika anda sudah paham dengan resikonya.
Bill Boss adalah sipir / pemimpin suatu kompleks penjara di negara bagian Texas, AS. Penjara yang dikelolanya memiliki reputasi buruk karena memiliki kasus kekerasan narapidana yang tinggi.
Situasi tersebut hanya bertambah parah karena setiap kali ada narapidana yang membuat ulah, Boss akan menghukum narapidana tersebut dengan cara mematahkan tulangnya atau bahkan menyiramnya dengan air mendidih.
Buruknya reputasi penjara yang dikelola oleh Boss mengundang keprihatinan dari gubernur Hughes. Ia memberikan waktu 2 minggu kepada Boss untuk memperbaiki situasi di penjara yang dikelolanya. Jika Boss gagal mengatasi masalah tersebut saat batas waktunya sudah habis, Hughes mengancam akan memecat Boss dari posisinya.
![]() |
| Dwight Butler & Bill Boss. |
Dwight Butler selaku akuntan sekaligus asisten Boss kemudian menunjukkan film "The Human Centipede 2" (THC 2) ke hadapan Boss. Ia menjelaskan bahwa kasus kekerasan di dalam penjara bisa diatasi jika semua tahanan diubah menjadi manusia kelabang. Namun usulan tersebut langsung ditolak oleh Boss yang menyebut film THC 2 sebagai film sampah yang mengada-ada.
Boss kemudian memerintahkan supaya salah seorang tahanan dikebiri untuk melihat apakah kepribadian tahanan tersebut berubah usai dikebiri. Sesudah dikebiri, tahanan tersebut ternyata tetap memiliki kepribadian yang agresif.
Pasca insiden tersebut, Dwight lantas mengajukan kembali usulannya kepada Boss. Ia bahkan sampai mengundang Tom Six - sutradara film THC & THC 2 - ke kompleks penjara yang dikelola oleh Boss supaya Boss menyetujui usulan yang diajukan oleh Dwight.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Dwight, Tom, & dokter penjara, Boss akhirnya berubah pikiran & setuju untuk melakukan eksperimen manusia kelabang kepada para tahanan. Ia bahkan menayangkan film THC & THC 2 di hadapan para tahanan sambil mengumumkan kalau mereka akan dijadikan manusia kelabang seperti yang ada di dalam film.
Begitu mendengar pernyataan Boss, para tahanan merasa panik sehingga timbullah kerusuhan di dalam penjara. Kerusuhan tersebut untungnya berhasil diredam setelah Boss menelepon pasukan khusus. Pasca kerusuhan, Boss membius para tahanan secara massal, lalu memerintahkan supaya mereka segera dioperasi untuk dijadikan manusia kelabang.
Beberapa hari kemudian, gubernur Hughes kembali mengunjungi kompleks penjara yang dikelola Boss. Saat melihat para tahanan sudah diubah menjadi manusia kelabang, Hughes merasa kaget bukan main. Namun Boss mencoba membela diri dengan cara menunjukkan tahanan yang baru saja dibebaskan dari rangkaian manusia kelabang.
Hughes awalnya masih tidak terkesan & melontarkan peringatan kepada Boss kalau Boss bisa dijatuhi hukuman mati atas perbuatannya. Namun setelah merenung sejenak, Hughes akhirnya berubah pikiran & berkata kalau proyek manusia kelabang adalah solusi untuk mengatasi masalah-masalah sosial di AS.
KARAKTERISTIK MANUSIA KELABANG
Manusia Kelabang
Manusia kelabang (human centipede) adalah sebutan untuk orang-orang yang dijahit dalam posisi berbaris sambil berlutut supaya mereka nampak seperti hewan kelabang yang berkaki banyak. Operasi untuk menciptakan manusia kelabang pertama kali dicetuskan oleh Josef Heiter, karakter antagonis utama dalam film "The Human Centipede" (THC).
Di dalam film THC, Josef diceritakan sebagai dokter bedah asal Jerman yang terobsesi dengan segala hal terkait kembar siam / kembar dempet. Untuk memuaskan obsesinya tersebut, Josef pun memutuskan untuk menciptakan kembar siam versinya sendiri. Dan manusia kelabang adalah proyek kembar siam tersebut.
![]() |
| Karakter Josef Heiter saat muncul di film "The Human Centipede". |
Saat Dwight Butler & Bill Boss menonton film THC, mereka lantas terinspirasi untuk melakukan eksperimen serupa kepada para tahanan di kompleks penjara yang mereka kelola. Pasalnya menurut mereka berdua, menempatkan para tahanan dalam rangkaian manusia kelabang bisa menjadi cara yang manjur untuk menghukum tahanan & mengubah kepribadian mereka
Secara anatomis, manusia kelabang bisa dibagi ke dalam 3 bagian / segmen berbeda : bagian depan, bagian tengah, & bagian belakang. Bagian depan & belakang masing-masingnya hanya bisa ditempati oleh 1 orang. Namun bagian tengah bisa ditempati oleh beberapa orang sekaligus.
Jumlah minimal manusia yang dibutuhkan untuk menciptakan manusia kelabang adalah 3 orang, sementara jumlah maksimalnya tidak terbatas & bisa mencapai ratusan orang sekaligus.
Untuk menciptakan manusia kelabang, mula-mula mereka yang hendak dijadikan manusia kelabang harus dibius terlebih dahulu. Sesudah itu, mereka akan dibaringkan dalam posisi tengkurap. Dengan pengecualian untuk orang yang menempati posisi paling depan, masing-masing orang akan dibaringkan di atas bokong orang di depannya.
Mulut masing-masing orang sesudah itu akan dijahit hingga menempel dengan lubang dubur orang di depannya. Jadi ketika orang yang ada di posisi paling depan melahap makanannya, makanannya akan mengalir melalui saluran pencernaan hingga berubah menjadi tinja. Kemudian begitu tinjanya keluar melalui anus, tinjanya akan langsung masuk ke dalam mulut orang di belakangnya & seterusnya.
![]() |
| Ilustrasi sistem pencernaan manusia kelabang. |
Ada beberapa perbedaan penting antara manusia kelabang yang muncul di film THC & yang muncul di kompleks penjara milik Boss. Di film THC, orang-orang yang menyusun manusia kelabang tidak lagi memiliki tulang tempurung lutut karena sudah dihilangkan dalam proses pembedahan.
Alasan kenapa tulang tempurung lutut mereka dihilangkan adalah supaya orang-orang yang menyusun manusia kelabang hanya bisa merangkak & tidak bisa lagi berdiri tegak. Jadi mereka tidak bisa mencoba melepaskan diri dari rangkaian dengan cara berdiri.
Karena hampir mustahil bagi mereka untuk melepaskan diri, manusia kelabang yang muncul di THC pun memiliki sifat permanen. Itu artinya sekali menjadi bagian dari rangkaian manusia kelabang, maka orang yang bersangkutan akan terus menjadi bagian dari manusia kelabang hingga akhir hayatnya.
Manusia kelabang yang muncul di film THC juga memiliki resiko kematian yang tinggi. Pasalnya karena orang-orang yang ada di barisan belakang hanya bisa mengkonsumsi tinja dari orang di depannya, orang di barisan belakang lama kelamaan akan mati akibat keracunan tinja & kekurangan gizi.
Namun tidak demikian halnya dengan manusia kelabang di kompleks penjara milik Boss. Karena manusia kelabang yang diciptakan di sini dimaksudkan sebagai metode hukuman yang tidak bersifat permanen, manusia kelabang versi ini didesain sedemikian rupa supaya orang-orang yang menyusun rangkaiannya bisa dilepas dari rangkaian saat masa hukumannya sudah selesai.
Orang-orang yang menyusun manusia kelabang dalam kompleks penjara Boss tulang tempurung lututnya tidak dihilangkan. Sebagai gantinya, semua orang dalam rangkaian manusia kelabang hanya sebatas disuntik dengan zat pelumpuh otot secara berkala supaya mereka tidak bisa berdiri tegak.
Mulut orang yang menyusun rangkaian manusia kelabang versi ini juga tidak dijahit dengan anus orang di depannya. Sebagai gantinya, mulut orang tersebut hanya ditempeli dengan selang yang tersambung dengan anus orang di depannya. Kemudian supaya kepala orang tersebut selalu berdempetan dengan bokong orang di depannya, kepala & bokong kedua orang tadi diikat memakai sabuk khusus.
![]() |
| Para tahanan yang sudah dijadikan manusia kelabang dilihat dari dekat. |
Untuk memastikan supaya setiap orang yang menyusun manusia kelabang tidak mengalami masalah kesehatan akibat keracunan tinja & kekurangan gizi, masing-masing orang akan diberi asupan nutrisi & obat-obatan memakai metode suntik. Dengan begitu, orang dalam rangkaian manusia kelabang akan tetap hidup hingga masa hukumannya berakhir.
Tidak seperti manusia kelabang dalam THC yang hanya mengenakan pakaian minim, orang-orang dalam rangkaian manusia kelabang di kompleks penjara Boss mengenakan baju tahanan lengkap yang berwarna jingga. Tujuannnya supaya mereka tidak mudah mengalami dehidrasi karena manusia kelabang di kompleks penjara Boss selalu ditempatkan di luar ruangan, tepatnya di lapangan penjara.
Jika masa hukuman orang dalam rangkaian manusia kelabang sudah selesai, orang tersebut akan dilepas dari rangkaian manusia kelabangnya secara hati-hati. Sesudah itu, orang yang bersangkutan bisa melanjutkan hidupnya secara normal begitu ia sudah keluar dari penjara.
Karena manusia kelabang versi kedua terbuat dari seluruh narapidana yang menghuni kompleks penjara, manusia kelabang versi ini tersusun dari begitu banyak orang. Ada sekitar 500 orang yang menyusun rangkaian manusia kelabang versi ini. Jumlah tersebut sekaligus menjadikan manusia kelabang versi ini sebagai manusia kelabang terpanjang yang pernah dibuat.
Manusia Ulat
Manusia ulat (human caterpillar) adalah sebutan untuk manusia kelabang versi lain yang juga muncul di kompleks penjara Boss. Tidak seperti manusia kelabang, manusia ulat sama sekali tidak bisa bergerak karena tangan & kaki mereka sudah diamputasi. Akibatnya, mereka yang menyusun manusia ulat hanya bisa tengkurap tanpa bisa melakukan apa-apa.
Orang-orang yang menyusun manusia ulat adalah para pelaku kejahatan berat yang dijatuhi hukuman mati & hukuman penjara seumur hidup. Manusia ulat sendiri diciptakan dengan maksud memberikan efek jera seberat mungkin, sekaligus untuk memberikan efek gentar bagi orang lain supaya mereka tidak berani melakukan kejahatan serupa.
Film "The Human Centipede 3" menjadi film pertama sekaligus terakhir yang menampilkan sosok manusia ulat. Namun dalam wawancara yang dilakukan pada tahun 2019 di dunia nyata, Tom Six menjelaskan kalau ia tertarik untuk menampilkan kembali sosok manusia ulat. Mengenai apakah manusia ulat & menusia kelabang kelak bakal benar-benar muncul kembali di layar lebar, hanya waktu yang dapat menjawabnya - © Rep. Eusosialis Tawon
DAFTAR FILM "THE HUMAN CENTIPEDE"
- The Human Centipede 3
REFERENSI
Azhar, M.. 2015. "Human Centipede III - the most abhorrent film ever?".
(www.bbc.com/news/magazine-32656480)
Gornstein, L.. 2010. "Who Wants Horror Flicks to Be "Medically Accurate"?".
(www.eonline.com/news/178950/who_wants_horror_flicks_be_medically)
Hawkes, R.. 2015. "Why the world needs more Human Centipedes".
(www.telegraph.co.uk/film/human-centipede-3/controversy-banned-dieter-laser/)
Hobbs, T.. 2010. "How we made: The Human Centipede".
(www.theguardian.com/film/2020/sep/14/how-we-made-the-human-centipede)
Jewish Virtual Library. "Medical Experimentation: Mengele".
(www.jewishvirtuallibrary.org/medical-experimentation-mengele)
Pementel, M.. 2019. "[Interview] Tom Six Reflects On 10 Years of ‘The Human Centipede’ and Teases Future ‘Centipede’ Projects".
(bloody-disgusting.com/interviews/3558957/interview-tom-six-reflects-10-years-human-centipede-teases-future-centipede-projects/)
(Film) Six, T.. 2015. "The Human Centipede 3".
COBA JUGA HINGGAP KE SINI...












Tidak ada komentar:
Posting Komentar