![]() |
| Cuplikan sampul kotak blu-ray film "The Human Centipede 2" yang menampilkan gambar kelabang & bagian tubuh manusia. (themoviedb.org) |
Dalam ilmu kriminologi, copycat crime adalah sebutan untuk tindak kejahatan di mana pelakunya terinspirasi langsung dari tindak kejahatan lain. Dan yang menjadi sumber inspirasi di sini tidak hanya terbatas pada aksi kejahatan yang pernah terjadi di dunia nyata, tetapi juga dari karya fiksi semisal film, novel, komik, & lain sebagainya.
Kalau dalam ranah film, "The Human Centipede 2" (THC 2) adalah contoh film yang mengusung tema copycat crime sebagai alur cerita utamanya. THC 2, atau lengkapnya "The Human Centipede 2 (Full Sequence)" adalah judul dari film bergenre horror & kriminal yang pertama kali rilis pada tahun 2011.
Film yang bersangkutan memiliki angka "2" pada judulnya karena film ini memang berstatus sebagai sekuel / sambungan dari film pendahulunya yang berjudul "The Human Centipede" & dirilis pada tahun 2010.
Secara singkat, film THC 2 bercerita tentang seorang pria bernama Martin yang menculik sejumlah orang supaya para korbannya bisa dioperasi & disambungkan dalam posisi sedemikian rupa hingga menyatu layaknya hewan kelabang. Martin diceritakan terinspirasi untuk melakukan hal ini setelah ia menonton film "The Human Centipede".
Saat dirilis, film THC 2 langsung memantik kontroversi karena film ini banyak menyisipkan hal-hal ekstrim seperti darah, penyiksaan, praktik memakan tinja, hingga pembedahan ilegal pada manusia. Saking sadisnya, film ini pada awalnya sempat dilarang tayang di Inggris sebelum akhirnya diloloskan setelah beberapa adegan kontroversial di filmnya dihilangkan.
SEJARAH
Ide untuk menciptakan film THC bermula ketika Tom Six sedang menonton berita kriminal mengenai pelaku pedofilia (kejahatan seksual kepada anak di bawah umur). Tom merasa jengkel saat melihat berita tersebut karena menurutnya, sang pelaku menerima hukuman yang terlalu ringan.
![]() |
| Tom Six, sutradara & kreator film "The Human Centipede 2". (Jennifer Lourie / theguardian.com) |
Tom pun lantas berandai-andai kalau pelaku pedofilia harusnya dihukum dengan cara dijahit mulutnya ke anus seorang sopir truk. Ia lalu menceritakan isi pikirannya tersebut kepada mantan pacarnya.
Alih-alih merasa jijik, mantan pacar Tom justru malah menanggapi komentar Tom dengan cara mengirimkan foto-foto dirinya dalam posisi sedang menungging. Tom kemudian iseng memodifikasi foto-foto tersebut & merangkaikannya dengan bantuan Photoshop.
Saat Tom melihat hasil karyanya, Tom spontan mendapat ide untuk menciptakan film horor yang mengusung konsep serupa. Supaya film buatannya terlihat serealistik mungkin, Tom pun menghubungi dokter bedah kenalannya & menunjukkan naskah film buatannya.
Setelah membaca naskah tersebut, dokter tadi membuat catatan mengenai detail berjalannya operasi jika operasi untuk membuat manusia kelabang benar-benar dilakukan di dunia nyata. Atas dasar inilah, Tom pun berani memajang slogan "100% medically accurate" (100% akurat secara medis) pada poster filmnya.
Aktor kawakan Dieter Laser dipercaya untuk memerankan Josef, karakter antagonis utama di filmnya yang kebetulan juga berprofesi sebagai dokter bedah asal Jerman. Nama "Josef" dipilih karena Tom terinspirasi dari Josef Mengele, ilmuwan Nazi yang pernah melakukan eksperimen menjahit 2 orang anak secara paksa supaya menyatu layaknya kembar siam.
![]() |
| Josef Mengele, salah satu sumber inspirasi untuk film "The Human Centipede". |
Film yang dibuat oleh Tom akhirnya dirilis ke bioskop-bioskop pada tahun 2010 dengan judul "The Human Centipede" (Kelabang Manusia). Saat dirilis, film ini menerima tanggapan negatif dari para kritikus & penonton karena dianggap terlalu menjijikan & tidak memiliki alur cerita yang menarik.
Meskipun begitu, film ini tidak lantas menjadi film yang terlupakan karena film tersebut tetap dikenang sebagai salah satu film dengan konsep paling ekstrim yang pernah dibuat. Atas dasar itulah, Tom pun merasa terdorong untuk membuat film sekuel THC dengan gaya penceritaan yang lebih menyeramkan.
Jika film THC pertama nyaris tidak menampilkan adegan berunsur darah & kotoran, maka film sekuel THC memiliki adegan sadis yang jauh lebih banyak. Tom juga membuat film ini dalam format hitam putih supaya film barunya ini terlihat semakin suram & menakutkan.
Terobosan yang dilakukan Tom belum berhenti sampai di sana. Di film THC, jumlah orang yang menyusun kelabang manusia jumlahnya hanya 3 orang. Namun di film THC 2, kelabang manusia yang dimunculkan nampak jauh lebih panjang karena tersusun dari 10 orang sekaligus.
Tom juga menampilkan slogan "100% medically inaccurate" (100% tidak akurat secara medis) dalam poster film barunya, di mana slogan tersebut merupakan kebalikan dari slogan film pendahulunya. Tom sendiri sengaja menggunakan slogan demikian untuk menunjukkan kalau film barunya ini bakal memiliki unsur kesadisan yang jauh lebih vulgar & tidak masuk akal.
Namun kenekatan Tom tersebut dalam perkembangannya sempat menjadi bumerang. Pasalnya karena dianggap terlalu melampaui batas, film sekuel THC sempat dicekal oleh lembaga sensor film Inggris. Baru setelah beberapa adegan ekstrim di filmnya dihilangkan, film tersebut diperbolehkan tayang dengan batasan usia 18 tahun ke atas.
Film sekuel THC akhirnya dirilis ke publik pada bulan September 2011 dengan judul "The Human Centipede 2 (Full Sequence)". Seperti film pertamanya, film THC2 juga menerima tanggapan negatif dari kritikus & penonton karena dianggap hanya mengandalkan unsur kesadisan tanpa menyertakan alur cerita yang menarik.
Meskipun 2 filmnya ditanggapi secara negatif oleh publik, nyatanya hal tersebut tetap tidak membuat Tom merasa jera. Pada tahun 2015, ia merilis film sekuel THC 2 dengan judul "The Human Centipede 3 (Final Sequence)". Film tersebut sekaligus menjadi film THC terakhir yang dibuat & dirilis ke publik.
ALUR CERITA (FILM)
!! PERINGATAN !!
Bagian sesudah ini bakal banyak menampilkan spoiler / bocoran alur cerita.
Silakan lanjutkan membaca jika anda sudah paham dengan resikonya.
Martin adalah seorang pria bertubuh pendek gemuk yang tidak bisa bicara & memiliki gangguan pernafasan. Ia sehari-harinya bekerja sebagai pengawas kamera CCTV di suatu bangunan.
Saat masih kecil, Martin juga pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh ayahnya sendiri. Namun saat ayah Martin pada akhirnya dipenjara, ibu Martin justru malah menyalahkan Martin & kerap menjadikan Martin sebagai sasaran pelampiasan amarahnya.
Sebagai cara untuk melarikan diri dari tekanan hidupnya, Martin pun memiliki hobi memelihara hewan kelabang. Saat Martin akhirnya menemukan film "The Human Centipede" (THC), ia menjadi tergila-gila akan film tersebut. Sampai-sampai ia memendam hasrat untuk menciptakan manusia kelabangnya sendiri.
Sebagai langkah awal untuk mewujudkan hasratnya tersebut, Martin melakukan pengamatan secara seksama melalui kamera CCTV. Saat ia sudah menemukan orang-orang yang menurutnya cocok untuk dijadikan manusia kelabang, Martin akan mendatangi mereka & kemudian melumpuhkan mereka dengan memakai pistol serta tongkat linggis.
Sesudah itu, Martin membawa orang-orang yang sudah dilumpuhkannya ke sebuah bangunan gudang & meninggalkan mereka di sana dalam posisi terikat. Selain menculik orang-orang secara acak, Martin juga menculik Ashlynn Yennie - aktris pemeran film THC - dengan cara berpura-pura menjadi agen pencari bakat.
Ada 12 orang yang diculik oleh Martin. Namun 2 di antara mereka tewas akibat pendarahan saat Martin melakukan operasi untuk menyambung-nyambung para korbannya menjadi manusia kelabang. Setelah beberapa lama, Martin pada akhirnya berhasil menciptakan manusia kelabang yang terdiri dari 10 orang dengan Ashlynn sebagai orang yang berada di posisi paling depan.
Saat Martin tengah sibuk berhubungan badan dengan wanita yang berada di bagian ekor manusia kelabang, wanita korban penculikan Martin yang dikira sudah tewas mendadak bangkit kembali, lalu bergegas melarikan diri ke luar gudang.
Martin spontan mengejar wanita tersebut, namun ia keburu berhasil melarikan diri dengan mobil. Saat Martin kembali masuk ke dalam gudang, Martin melihat kalau manusia kelabangnya sudah terpisah menjadi 2 karena ada sambungan manusia kelabang yang terputus.
Martin yang merasa kesal kemudian membunuhi orang-orang dalam rangkaian manusia kelabangnya dengan memakai pistol & pisau. Setelah menghabisi mereka semua, Martin pergi meninggalkan gudang untuk menonton ulang film THC di ruangan CCTV tempatnya bekerja.
![]() |
| Martin yang sedang melihat manusia kelabang ciptaannya. |
KARAKTERISTIK MANUSIA KELABANG
Manusia kelabang (human centipede) adalah sebutan untuk orang-orang yang dijahit dalam posisi berbaris sambil tengkurap supaya mereka seolah-olah terlihat seperti hewan kelabang yang berkaki banyak. Ide mengenai manusia kelabang pertama kali muncul dalam film "The Human Centipede" (THC).
Film THC sendiri bercerita tentang sekelompok orang yang diculik & dioperasi secara paksa oleh Josef Heiter, dokter bedah asal Jerman yang terobsesi akan segala hal terkait kembar siam / kembar dempet.
Untuk memuaskan obsesinya tersebut, Josef pun terinspirasi untuk menciptakan kembar siam versinya sendiri. Dan manusia kelabang adalah proyek kembar siam tersebut.
Saat Martin menonton film THC, Martin langsung menunjukkan minat untuk menciptakan manusia kelabangnya sendiri. Kebetulan Martin memang sudah lama tertarik akan hewan kelabang & memiliki kelabang peliharaannya sendiri. Martin juga melihat ide manusia kelabang sebagai cara untuk membalas dendam kepada orang-orang yang sudah merendahkannya.
Dari segi anatomis, manusia kelabang bisa dibagi ke dalam 3 bagian / segmen berbeda : bagian depan, bagian tengah, & bagian belakang. Bagian depan & belakang masing-masingnya hanya bisa ditempati oleh 1 orang. Namun bagian tengah bisa diisi oleh beberapa manusia sekaligus.
Jumlah minimal manusia yang dibutuhkan untuk menciptakan manusia kelabang adalah 3 orang, sementara jumlah maksimalnya tidak terbatas. Khusus untuk manusia kelabang ciptaan Martin, jumlah manusia yang menyusun manusia kelabang ciptaannya berjumlah 10 orang.
![]() |
| Martin saat berdiri di samping manusia kelabang ciptaannya. |
Untuk menciptakan manusia kelabang, mula-mula mereka yang hendak dijadikan manusia kelabang harus dibuat pingsan terlebih dahulu. Setelah itu, mereka akan dibaringkan dalam posisi tengkurap. Dengan pengecualian untuk orang yang menempati posisi paling depan, masing-masing orang akan dibaringkan di atas bokong orang di depannya.
Gigi masing-masing orang sesudah itu akan dicabut, lalu mulut mereka dijahit hingga menempel dengan lubang anus orang di depannya. Martin juga mengikatkan lakban pada kepala & bokong orang-orang yang menyusun manusia kelabang ciptaannya supaya rangkaiannya makin kuat.
Supaya orang-orang yang menyusun manusia kelabang senantiasa berada dalam posisi merangkak, jaringan sendi & tulang yang ada pada lutut orang-orang tersebut bakal dihancurkan. Sebagai akibatnya, orang-orang yang menyusun manusia kelabang tidak bisa lagi berdiri tegak. Mereka hanya bisa merangkak seperti bayi jika ingin berpindah tempat.
Jika manusia kelabang sudah selesai dibuat, maka orang-orang yang menyusun manusia kelabang kini memiliki saluran pencernaan yang saling tersambung. Saat orang yang ada di posisi paling depan menyantap makanannya, makanannya akan mengalir melalui saluran pencernaan hingga berubah menjadi tinja / kotoran.
![]() |
| Ilustrasi sistem pencernaan manusia kelabang. |
Saat tinjanya keluar melalui anus, tinjanya akan langsung masuk ke dalam mulut orang di belakangnya & seterusnya. Di atas kertas, mekanisme ini menyebabkan orang-orang yang menyusun manusia kelabang bisa tetap hidup selama orang yang ada di posisi paling depan selalu diberi makan.
Namun fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Karena orang-orang yang ada di posisi belakang hanya menerima makanan dalam wujud sudah berubah menjadi tinja, maka zat gizi & cairan yang mereka terima sudah jauh berkurang dibandingkan dengan yang diterima oleh orang di posisi terdepan.
Bukan hanya itu, tinja juga mengandung zat beracun & bakteri berbahaya yang hendak dibuang oleh tubuh. Akibatnya, sesudah beberapa hari, mereka yang menempati posisi belakang lama kelamaan akan sakit & akhirnya meninggal dengan sendirinya akibat terlalu banyak menyerap zat beracun dari tinja.
Selain akibat keracunan tinja, orang-orang dalam manusia kelabang ciptaan Martin juga beresiko meninggal akibat infeksi & pendarahan berlebihan. Pasalnya Martin tidak memiliki latar belakang pendidikan kedokteran & alat yang ia gunakan dalam operasi bukanlah alat dengan standar higienis tinggi. Martin juga kerap menggunakan metode kekerasan berlebihan untuk melumpuhkan orang-orang yang hendak ia ubah jadi manusia kelabang. - © Rep. Eusosialis Tawon
DAFTAR FILM "THE HUMAN CENTIPEDE"
- The Human Centipede 2
REFERENSI
EBSCO. "Copycat Crime".
(www.ebsco.com/research-starters/communication-and-mass-media/copycat-crime
Gornstein, L.. 2010. "Who Wants Horror Flicks to Be "Medically Accurate"?".
(www.eonline.com/news/178950/who_wants_horror_flicks_be_medically)
Hawkes, R.. 2015. "Why the world needs more Human Centipedes".
(www.telegraph.co.uk/film/human-centipede-3/controversy-banned-dieter-laser/)
Hobbs, T.. 2010. "How we made: The Human Centipede".
(www.theguardian.com/film/2020/sep/14/how-we-made-the-human-centipede)
Jewish Virtual Library. "Medical Experimentation: Mengele".
(www.jewishvirtuallibrary.org/medical-experimentation-mengele)
Metacritic. "The Human Centipede (First Sequence)".
(www.metacritic.com/movie/the-human-centipede-first-sequence)
Metacritic. "The Human Centipede II (Full Sequence)".
(www.metacritic.com/movie/the-human-centipede-ii-full-sequence/)
Pementel, M.. 2019. "[Interview] Tom Six Reflects On 10 Years of ‘The Human Centipede’ and Teases Future ‘Centipede’ Projects".
(bloody-disgusting.com/interviews/3558957/interview-tom-six-reflects-10-years-human-centipede-teases-future-centipede-projects/)
(Film) Six, T.. 2010. "The Human Centipede".
(Film) Six, T.. 2011. "The Human Centipede 2".
COBA JUGA HINGGAP KE SINI...











Tidak ada komentar:
Posting Komentar