FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Kelelawar Fajar, Sang Pemakan Nektar Bunga Durian




Seekor kelelawar fajar yang sedang dipegang manusia. (Sumber)

Semua orang pasti tahu yang namanya kelelawar. Yup, hewan ini mudah dikenali karena merupakan satu-satunya hewan menyusui (mamalia) yang bisa terbang. Selebihnya, kelelawar juga dikenal oleh manusia karena kebiasaannya untuk keluar beraktivitas pada malam hari & tidur dalam posisi bergantung terbalik di siang hari. Banyak orang yang merasa takut dengan kelelawar karena penampilan mereka yang tidak biasa & kebiasaannya untuk keluar di malam hari (plus ditambah mitos "kelelawar drakula" & semacamnya). Namun faktanya, kelelawar sama sekali bukan hewan yang berbahaya karena mereka tidak pernah menyerang manusia, kecuali bila diganggu atau ditangkap secara sengaja.

Bicara soal kelelawar, mungkin ada yang penasaran, apa sih yang dimakan oleh kelelawar? Well, kelelawar sendiri pada dasarnya ada begitu banyak jenisnya sehingga makanannya pun bermacam-macam. Ada yang hidup dengan memakan serangga, buah-buahan, ikan, & bahkan menghisap darah hewan ternak. Namun adakah yang pernah mendengar soal kelelawar yang hidup dengan memakan nektar bunga seperti halnya kupu-kupu atau lebah? Kalau belum, jangan khawatir karena anda sedang berada di tempat yang tepat. Di sini kita akan bicara soal kelelawar yang hidup dari memakan nektar bunga.

Kepala dari kelelawar fajar. (Sumber)
Kelelawar pemakan nektar yang dimaksud di sini adalah kelelawar fajar atau kelelawar pagi (dawn bat; Eonycteris spelaea) yang kadang-kadang juga dikenal dengan nama kelelawar gua nektar (cave nectar bat). Mereka bisa ditemukan di wilayah selatan Asia, khususnya daerah India timur, Cina selatan, & Asia Tenggara (termasuk Indonesia bagian barat). Habitat kesukaan mereka utamanya adalah wilayah hutan & pegunungan yang memiliki banyak gua sebagai tempat bagi mereka untuk beristirahat saat siang hari. Di daerah Indonesia & Malaysia, mereka juga diketahui menghuni habitat hutan bakau yang banyak terdapat di tepi pantai.

Layaknya kelelawar-kelelawar herbivora lainnya semisal kalong, kelelawar fajar memiliki ciri-ciri fisik berupa mata yang besar, daun telinga yang kecil, & tidak adanya struktur organ "penembak" suara ultrasonik pada bagian hidungnya. Secara singkat, kelelawar fajar memiliki kepala yang menyerupai kepala rubah sehingga mereka kadang-kadang juga dikenal dengan nama rubah terbang (flying fox). Tubuh dari kelelawar fajar diselubungi rambut berwarna cokelat gelap, namun bagian permukaan sayapnya tidak diselimuti bulu.



"PENJELAJAH MALAM" YANG MENYUKAI DURIAN

Salah satu karakteristik unik dari kelelawar fajar adalah kebiasaan mereka untuk menimbulkan suara berisik saat terbang di tempat gelap. Para ahli menduga bahwa perilaku ini dilakukan untuk memperlambat kecepatan terbangnya sehingga ia bisa bergerak lebih hati-hati di tempat yang gelap. Teori lainnya, kelelawar fajar membuat suara kepakan yang keras sebagai bentuk ekolokasi prmitif. Apa itu ekolokasi? Ekolokasi adalah semacam metode bagi hewan untuk membantunya bergerak & menentukan posisi benda-benda sekitarnya dengan memakai bunti pantulan. Metode ini utamanya dilakukan oleh hewan-hewan yang hidup di tempat gelap.

Bunga durian. Nektarnya merupakan
makanan favorit kelelawar fajar. (Sumber)
Teknik ekolokasi yang umum dilakukan oleh kelelawar adalah mereka memancarkan suara ultrasonik dari hidung & mulutnya. Ketika bunyi ultrasonik itu membentur benda di dekatnya, bunyi itu akan memantul kembali ke arah kelelawar sehingga kelelawar bisa memperkirakan benda-benda apa yang ada di dekatnya & seperti apa kondisi di sekitarnya. Karena kelelawar fajar tidak memiliki hidung yang termodifikasi untuk memancarkan suara ultrasonik & daun telinganya juga tidak sebesar daun telinga kelelawar pada umumnya, maka para ahli pun berteori bahwa bunyi yang ditimbulkan oleh suara sayapnya merupakan metode alternatif bagi kelelawar dalam melakukan teknik ekolokasi.

Selain dengan teknik ekolokasi, kelelawar fajar menentukan posisi makananannya dengan mencium baunya. Ada sekitar 31 spesies tumbuhan yang nektar bunganya dikonsumsi oleh kelelawar fajar. Namun dari sekian banyak spesies tumbuhan tersebut, bunga yang paling disukai kelelawar fajar adalah bunga durian (Durio zibethinus) yang memang mulai mekar sejak sore hari & menguncup saat siang hari. Berdasarkan riset yang dilakukan di Malaysia pada tahun 1970-an, diketahui bahwa kelelawar fajar merupakan penyerbuk utama bagi bunga durian. Dengan demikian, bisa disimpulkan secara kasar bahwa tanpa kelelawar ini, maka tidak akan ada yang menyerbuki bunga durian & tidak akan ada buah durian yang bisa dikonsumsi manusia.

Ketika memakan nektar, kelelawar fajar akan memakai lidahnya yang panjang untuk menjangkau nektar yang terletak di dasar bunga. Saat lidahnya keluar masuk menjangkau nektar di dasar bunga inilah, serbuk sari dari bunga durian menempel secara tidak sengaja pada lidah kelelawar & ada butiran serbuk dari yang jatuh ke bagian putik bunga sehingga terjadilah penyerbukan. Selain nektar, makanan lain yang kadang-kadang dikonsumsi kelelawar fajar adalah buah-buahan & seluruh bagian bunga. Di dalam tangkapan, kelelawar fajar juga diketahui mau memakan lumatan daging kelapa & jambu biji.

Kendati bermanfaat bagi manusia, namun kelelawar ini masih sering dibunuh oleh manusia. Penyebab utamanya adalah karena mereka sering dikelirukan dengan kelelawar codot yang memang dikenal sebagai hama buah-buahan. Selain karena faktor salah sangka, manusia di sejumlah daerah juga ada yang sengaja memburu kelelawar ini untuk dimakan. Selebihnya, ancaman utama bagi kehidupan kelelawar fajar di alam liar adalah perusakan habitat. Walaupun masih belum terancam punah, dikhawatirkan bahwa populasi mereka di alam liar akan menurun drastis akibat aneka aktivitas manusia tadi.



POLA HIDUP KELELAWAR FAJAR

Kelelawar fajar yang sedang memakan
nektar bunga pisang. (Sumber)
Kelelawar fajar adalah hewan poligami di mana seekor pejantan bisa mengawini beberapa betina sekaligus pada musim kawin. Secara kasat mata, pejantan memiliki fisik yang lebih besar dibanding betina & pejantan yang ukurannya besar diketahui memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pasangan kawin ketimbang pejantan yang tubuhnya lebih kecil. Tidak diketahui secara pasti musim kawin dari kelelawar fajar, namun para ahli percaya bahwa kelelawar fajar betina bisa memasuki periode kehamilan 2 kali dalam setahun.

Kelelawar fajar betina yang sudah kawin selanjutnya akan memasuki periode kehamilan yang berlangsung antara 3-6 bulan di mana saat tiba waktunya melahirkan, kelelawar betina bisa menghasilkan 1-2 anakan sekaligus. Bayi kelelawar yang baru lahir selanjutnya akan disusui oleh induknya hingga usia 3 bulan. Anakan dari kelelawar selanjutnya akan mencapai saat kematangan seksual pada usia antara 6-12 bulan (betina) atau 1-2 tahun (jantan).

Seekor kelelawar fajar bisa mencapai ukuran panjang maksimal 12,5 cm dengan rentang sayap 8,5 cm di mana pejantan biasanya berukuran lebih besar dibanding betina. Tidak diketahui usia maksimal mereka, namun kelelawar fajar mungkin bisa hidup hingga belasan atau bahkan puluhan tahun jika melihat kerabat-kerabatnya dari spesies berbeda yang bisa hidup hingga usia 20 tahun lebih.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Subfilum : Vertebrata
Kelas : Mammalia
Ordo : Chiroptera
Famili : Pteropodidae
Genus : Eonycteris
Spesies : Eonycteris spelaea (Dobson, 1871)



REFERENSI

Animal Diversity Web - Eonycteris spelaea : Information
Blue Planet Biomes - Dawn Bat
Wikipedia - Dawn bat
Wikipedia Indonesia - Durian


         

COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

6 komentar:

  1. Beberapa jenis kelelawar memang mempunyai peran sentral dalam penyerbukan berbagai tanaman buah.

    BalasHapus
  2. itulah salahsatu rahasia alam....
    sulit diungkap dgn sains...

    BalasHapus
  3. ternyata gara2 kelelawar ini bunga durian ane abiz.. huhhhhh


    komeng back ya gan..
    Profil Muvida Pratiwi Fallugah (PASKIBRA 2011)

    BalasHapus
  4. oh tenyata kelelawar ini yang memakan bunga durian,,,jadi bunga durian yang jatuh kenbanyakan akibat dari kelelawar ini,,,nice info gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukannya ini membantu penyerbukan? Bunga durian jatuh karena tidak dibuahi. Kalau terjadi pembuahan akan menjadi bakal buah.

      Hapus
  5. untuk tahun 2016 sampai bulan juli ini, kira2 bunga durian lolong mulai berbunga kapan ya.? karena saya ingin nembak itu kalong.

    BalasHapus




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.