CARI

Alur Cerita Game "Mortal Kombat 11" (2019)



Geras vs Raiden MK11
Cuplikan game "Mortal Kombat 11" yang menampilkan Raiden (kanan) saat berhadapan dengan Geras.

Mortal Kombat 11 (MK11) adalah game bergenre fighting buatan NetherRealm Studios yang pertama kali dirilis pada tahun 2019. Game ini merupakan sekuel dari game MKX yang dirilis 4 tahun sebelumnya.

Karena MK11 berstatus sebagai sekuel dari game MKX, game ini pun mengusun alur cerita yang masih memiliki kaitan langsung dengan game pendahulunya.

Bicara soal alur cerita, game MK11 bisa dibilang sebagai penutup dari trilogi perdana game-game MK buatan NetherRealm Studios (NRS).

Pasalnya akibat peristiwa yang terjadi di akhir cerita game MK11, semua peristiwa yang terjadi dalam game MK (2011), MKX (2015), hingga MK11 (2019) dianggap tidak pernah terjadi.

Ketika game sekuel MK11 yang berjudul "Mortal Kombat 1" dirilis pada tahun 2023, game tersebut mengusung alur cerita & setting yang sama sekali baru.

Namun sesuai dengan judul, artikel ini bukan ingin membahas soal game MK1. Artikel ini akan membahas mengenai alur cerita dalam game MK11, beserta informasi mengenai bagaimana alur cerita dalam game ini mengubah total perjalanan cerita dalam seri game MK.


!! PERINGATAN !!
Bagian sesudah ini bakal banyak menampilkan spoiler / bocoran alur cerita.
Silakan lanjutkan membaca jika anda sudah paham dengan resikonya.



ALUR CERITA

Prolog

Di dunia Mortal Kombat, ada 3 dimensi yang sedang terlibat konflik 1 sama lain. Ketiga dimensi tersebut adalah Earthrealm (dimensi Bumi), Netherrealm (dimensi yang dihuni arwah penasaran & penyihir kegelapan), serta Outworld (dimensi yang dihuni kawanan monster & manusia berperadaban rendah).

Konflik antara ketiganya bermula ketika pasukan Outworld yang dipimpin oleh Shao Kahn menginvasi Earthrealm. Invasi tersebut berakhir dengan tewasnya Shao Kahn & naiknya Kotal Kahn sebagai pemimpin baru Outworld.

Di saat Earthrealm tengah mencoba memulihkan diri usai invasi pasukan Outworld, Earthrealm harus kembali bergulat dengan invasi dari dimensi lain. Kali ini pelakunya adalah pasukan dari Netherrealm yang dipimpin oleh Shinnok. Untungnya, invasi tersebut lagi-lagi berakhir dengan kemenangan pihak Earthrealm & gugurnya Shinnok


Mortal Kombat 11 (2019)

Pasca kedua invasi tersebut, Raiden selaku dewa petir pelindung Earthrealm menyimpulkan bahwa Earthrealm bakal kembali diinvasi jika mereka tidak bertindak lebih agresif. Maka, pasukan Earthrealm yang dipimpin oleh Raiden kemudian beramai-ramai menginvasi Netherrealm & sukses meruntuhkan Istana Netherrealm.

Kitana and Liu Kang
Kitana & Liu Kang saat menjadi pemimpin Netherrealm.

Pasca invasi balasan tersebut, Kitana & Liu Kang yang kini bertahta sebagai pemimpin Netherrealm melakukan pemeriksaan pada ruang bawah tanah istana. Di sana, mereka berpapasan dengan Kronika, ibu Shinnok yang memiliki kemampuan memanipulasi waktu.

Kronika kemudian membujuk Liu Kang, Kitana, & sisa-sisa anak buah Shinnok untuk ganti menjadi pengikutnya. Saat ia sudah berhasil meyakinkan mereka, Kronika kemudian menggunakan kekuatannya untuk membenturkan masa lalu dengan masa depan.

Akibat tindakan Kronika tersebut, masing-masing sosok di dunia Mortal Kombat kini memiliki 2 versi : versi masa lalu & versi masa sekarang. Kedua versi tersebut kini hidup dalam dunia yang sama. 

Kronika sendiri melakukan hal tersebut supaya musuh-musuh Raiden yang sudah gugur bisa hidup kembali & bersedia membantu Kronika untuk mengubah aliran waktu lebih jauh lagi.

Di Outworld, tokoh-tokoh Earthrealm & Outworld yang sudah tewas muncul kembali secara beramai-ramai di hadapan Kotal Kahn. Shao Kahn adalah salah satunya. 

Kotal saat berhadapan dengan Shao Kahn.

Karena Shao Kahn tidak mengakui Kotal sebagai pemimpin Outworld, perkelahian pun terjadi antara para pendukung Kotal melawan para pendukung Shao Kahn. Saat Shao Kahn & para pengikutnya berada dalam kondisi terdesak, mereka terpaksa melarikan diri menuju markas Kronika dengan memakai portal sihir.

Pasca kaburnya Shao Kahn, Kotal Kahn & Raiden setuju untuk bekerja sama. Kotal akan mencoba menyatukan kembali suku-suku Outworld yang terpecah supaya ia memiliki cukup kekuatan untuk menghadapi pasukan Kronika & Shao Kahn. Sementara Raiden & para pendekar Earthrealm dari masa lampau pergi menuju Earthrealm untuk bekerja sama dengan para pendekar Earthrealm di masa kini.

Di Outworld, rombongan pasukan Outworld yang dipimpin oleh Kotal & Jade melakukan serangan ke perkampungan Tarkatan, suku Outworld yang bersekutu dengan Shao Kahn. 

Invasi tersebut berhasil, namun sesudah itu Kotal & Jade malah terlibat cekcok karena Jade tidak setuju dengan tindakan Kotal yang ingin membunuh setiap penduduk Tarkatan. Perpecahan tersebut lalu dimanfaatkan oleh Shao Kahn untuk menangkap Kotal & membawanya ke ibukota Outworld.

Kotal pada akhirnya selamat setelah Jade yang dibantu oleh Kitana, pasukan Tartakan, & pasukan Shokan menyerbu arena tempat Kotal hendak dihukum mati. Tarkatan setuju untuk ganti menolong Kotal setelah Kitana berjanji kalau Tarkatan bakal ikut dilibatkan dalam pemerintahan Outworld versi baru. 

Sheeva, Kitana, Baraka
Kitana (tengah) saat diapit oleh pemimpin suku Shokan & Tarkatan.

Perkelahian besar pun terjadi antara pasukan pengikut Shao Kahn melawan pasukan pengikut Kitana. Dalam perkelahian tersebut, Kitana berhasil mengalahkan Shao Kahn. Sebagai balas jasa karena Kitana sudah menyelamatkan nyawanya, Kotal setuju untuk turun dari tahtanya & menunjuk Kitana menjadi ratu baru Outworld.

Sementara itu di Earthrealm, Kronika berhasil mendapatkan mahkota ajaib & pasir waktu yang tersimpan di Earthrealm. Kronika juga menculik Liu Kang sambil menantang Raiden untuk menghentikan upayanya menulis ulang sejarah alam semesta.

Untuk menghentikan Kronika & menyelamatkan Liu Kang, pasukan gabungan Earthrealm & Outworld lantas melakukan serangan besar-besaran ke pulau markas Kronika yang terletak di dimensi Netherrealm. Saat peperangan antara pasukan pengikut & penentang Kronika akhirnya benar-benar meletus, Raiden sempat dicegat oleh Revenant / hantu kembaran jahat Liu Kang.

Raiden lantas menggunakan seluruh kekuatannya untuk merasuki kembaran jahat tersebut, sehingga arwah Raiden kini bersatu dengan kedua tubuh Liu Kang. Dengan kekuatan & wujud barunya ini, Liu Kang kemudian terlibat duel melawan Kronika. 

Kronika terbukti merupakan lawan yang tangguh berkat kemampuannya memanipulasi waktu. Namun pada akhirnya, Liu Kang berhasil mengalahkan Kronika sehingga kini Houglass - mesin pengendali waktu milik Kronika - berada di bawah kendali Liu Kang.


Liu Kang (kiri) saat berhadapan dengan Kronika.


Mortal Kombat 11 : Aftermath (2020)

Kalahnya Kronika menyebabkan Shang Tsung, Nightwolf, & Fujin terbebas dari penjara dimensi waktu milik Kronika. Shang Tsung kemudian berkata bahwa Hourglass sekarang tidak bisa lagi digunakan untuk menulis ulang sejarah alam semesta karena mahkota ajaib milik Kronika hancur dalam pertarungan antara Kronika & Liu Kang.

Supaya Hourglass tetap bisa digunakan, Shang Tsung kemudian menawarkan diri untuk pergi ke masa lalu & mengambil mahkota Kronika. Liu Kang & Raiden aslinya merasa ragu dengan perkataan Shang Tsung karena Shang Tsung adalah musuh bebuyutan mereka. 

Namun karena tidak memiliki pilihan lain, mereka akhirnya setuju untuk mengirim Shang Tsung ke masa lalu. Supaya Shang Tsung tidak bisa berkhianat, Nightwolf & Fujin turut menemani Shang Tsung dalam perjalanan menuju ke masa lalu.

Nightwolf, Fujin, & Shang Tsung.

Setibanya di masa lalu, Shang Tsung berkata bahwa mereka membutuhkan bantuan Sindel. Pasalnya menurut Shang Tsung, hanya Sindel yang memiliki cukup kekuatan untuk mengalahkan Kronika & anak buahnya tanpa mengubah alur waktu terlalu drastis. 

Maka, mereka pun pergi ke Netherrealm untuk melumpuhkan Sindel yang kini sedang berada dalam wujud arwah penasaran (Revenant). Sesudah itu, mereka membawa jasad Sindel ke Soul Chamber di Outworld supaya Sindel bisa dibersihkan dari pengaruh sihir Netherrealm.

Rencana tersebut berhasil & mereka berempat sesudah itu pergi ke pulau milik Shang Tsung untuk mengambil mahkota ajaib Kronika yang tersimpan di sana. Kronika sempat mengirim anak buahnya untuk mengalahkan Sindel & rekan-rekan barunya, namun mereka semua berhasil dikalahkan sehingga kini mahkota ajaib tersebut berada di tangan Fujin.

Sindel sendiri diam-diam ternyata memendam ambisi untuk menjadi pemimpin Outworld bersama dengan Shao Kahn. Maka, setelah berhasil mengelabui Kitana selaku pemimpin Outworld sekaligus putri kandungnya sendiri, Sindel secara diam-diam membebaskan Shao Kahn & memprovokasi ras Shokan untuk mengkhianati aliansi yang sudah dibangun antara dimensi Outworld & Earthrealm.

Shao Kahn & Sindel.

Akibat pengkhianatan Sindel tersebut, pasukan Outworld & Earthrealm yang tadinya hendak memerangi pasukan Netherrealm bersama-sama kini malah terlibat perang 1 sama lain di Netherrealm. Situasi kacau tersebut lalu dimanfaatkan oleh Shang Tsung untuk mengambil mahkota ajaib dari Fujin & kemudian memakainya untuk memperkuat dirinya sendiri.

Dengan modal kekuatan barunya tersebut, Shang Tsung kemudian mengalahkan para pendekar Earthrealm, Outworld, serta Kronika. Sementara itu di masa depan, Liu Kang yang masih memiliki kekuatan petir dari Raiden akhirnya mengetahui pengkhianatan yang dilakukan oleh Shang Tsung. 

Liu Kang lantas pergi ke masa lalu dengan maksud untuk menghentikan Shang Tsung. Pertarungan antara keduanya berlangsung sengit, namun Liu Kang pada akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang. Ia lalu merebut mahkota ajaib dari Shang Tsung & menggunakan Hourglass milik Kronika untuk membangun ulang alam semesta.  -   © Rep. Eusosialis Tawon



REFERENSI

(Video game) 2019. "Mortal Kombat 11". NetherRealm Studios, AS.

  





COBA JUGA HINGGAP KE SINI...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.