FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Jenis-Jenis Tapir yang Ada di Seluruh Dunia




Seekor tapir Melayu betina bersama anaknya. (Sumber)

Tapir adalah nama dari hewan mamalia yang sepintas terlihat seperti persilangan antara gajah & babi hutan. Seperti gajah, tapir merupakan hewan herbivora dengan hidung yang panjang & lentur layaknya belalai. Namun seperti halnya babi, tapir memiliki tubuh yang gempal, kepala berbentuk mengerucut, daun telinga meruncing, mata yang kecil, & kaki serta ekor yang pendek. Sebagai akibat dari fisiknya tersebut, tapir pun memiliki indera penglihatan yang buruk. Namun hal tersebut tidak terlalu masalah bagi tapir karena hewan yang bersangkutan memiliki indera pendengaran & penciuman yang sangat tajam.

Selain ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, tapir juga memiliki ciri-ciri tambahan. Kaki depannya memiliki 4 kuku jari yang panjang, sementara kaki belakangnya hanya memiliki 3 kuku jari. Habitat favoritnya berupa kawasan yang dipenuhi tanaman rimbun semisal hutan, sehingga tapir bisa memanfaatkan lingkungan sekitarnya yang rimbun untuk menyamarkan dirinya dari hewan-hewan pemangsanya sambil mencari makan. Tapir yang masih kecil warnanya selalu dominan gelap dengan tambahan motif garis-garis horizontal berwarna terang. Seiring bertambahnya usia, warna tersebut secara berangsur-angsur akan berubah di mana masing-masing spesies memiliki warna versi dewasa yang berbeda-beda.

Tapir merupakan hewan soliter (penyendiri) dengan tingkat produktivitas yang rendah. Seekor tapir baru akan mengalami kematangan seksual pada usia 1 tahun & tapir betina tidak akan menghasilkan keturunan baru hingga anak semata wayangnya yang sedang dirawat mencapai usia 2 tahun, usia di mana tapir sudah bisa hidup mandiri. Dikombinasikan dengan adanya aktivitas perburuan oleh manusia & semakin sempitnya habitat liar yang bisa ditempati tapir, tapir pun sekarang dikategorikan sebagai hewan yang terancam punah. Tapir adalah hewan pemalu yang lebih banyak mengandalkan kemampuannya berkamuflase untuk melindungi diri. Namun jika sudah benar-benar terpojok, tapir juga bisa melawan dengan cara menggigit & menendang memakai kuku kaki depannya yang tajam.

Nama "tapir" untuk menyebut hewan yang bersangkutan diambil dari kata “tapyra”, sebutan dari suku Indian Tupi di Amerika Selatan kepada hewan terkait. Ada 5 jenis / spesies tapir yang sudah teridentifikasi manusia & semuanya dikategorikan ke dalam genus Tapirus. Adapun spesies tapir terbaru yang berhasil diidentifikasi oleh manusia adalah tapir kabomani, di mana keberadaan spesies tapir tersebut baru terungkap di hadapan para ahli pada tahun 2013 lalu. Lantas, apa saja perbedaan dari masing-masing spesies sehingga para ahli bisa menyebut ada beberapa spesies tapir yang berbeda? Segmen berikutnya dari artikel ini akan menjelaskan ciri khas dari masing-masing spesies tapir.



TAPIR MELAYU (MALAYAN TAPIR)
(Sumber)
  • Memiliki nama ilmiah Tapirus indicus.
  • Tubuh bagian depan & belakangnya berwarna hitam, sementara bagian tengahnya berwarna putih.
  • Habitat liarnya ada Asia Tenggara.
  • Panjang maksimumnya mencapai 2,5 m.
  • Tidak memiliki surai di tengkuknya.



TAPIR BAIRD (BAIRD'S TAPIR)
(Sumber)
  • Memiliki nama ilmiah Tapirus bairdii.
  • Tubuhnya berwarna cokelat gelap dengan leher & dagu berwarna kekuningan.
  • Habitat liarnya ada di Amerika Tengah & Kolombia utara.
  • Panjang maksimumnya mencapai 2 m.
  • Tidak memiliki surai di tengkuknya.



TAPIR GUNUNG (MOUNTAIN TAPIR)
(Sumber)
  • Memiliki nama ilmiah Tapirus pinchaque.
  • Tubuhnya berwarna hitam dengan bibir berwarna putih.
  • Habitat liarnya ada di dataran tinggi Amerika Selatan bagian utara.
  • Panjang maksimumnya mencapai 1,8 m.
  • Tidak memiliki surai di tengkuknya.



TAPIR DATARAN RENDAH (LOWLAND TAPIR)
(Sumber)
  • Memiliki nama ilmiah Tapirus terrestris.
  • Tubuhnya berwarna cokelat gelap.
  • Habitat liarnya ada di hutan Amazon, Amerika Selatan.
  • Panjang maksimumnya mencapai 2 m.
  • Memiliki surai di tengkuknya.


TAPIR KABOMANI (KABOMANI TAPIR)
(Sumber)
  • Memiliki nama ilmiah Tapirus kabomani.
  • Tubuhnya berwarna cokelat gelap.
  • Habitat liarnya ada di pedalaman Brazil & Kolombia, Amerika Selatan.
  • Panjang maksimumnya mencapai 1,3 m.
  • Memiliki surai di tengkuknya.  -  © Rep. Eusosialis Tawon


KLASIFIKASI TAPIR

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Perissodactyla
Famili : Tapiridae
Genus : Tapirus



REFERENSI

ARKive - Asian tapir videos, photos, and facts
ARKive - Baird's tapir videos, photos, and facts
ARKive - Lowland tapir videos, photos, and facts
ARKive - Mountain tapir videos, photos, and facts
San Diego Zoo - Tapir Fact Sheet
Sci-News.com - Tapirus kabomani : New Species of Tapir....



COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.