Kelinci Bukanlah Hewan Pengerat



Hamster & kelinci.

Rasanya tidak ada orang yang tidak tahu kelinci. Hewan yang satu ini memang sangat mudah dikenali dengan melihat daun telinganya yang panjang & ekornya yang berbentuk bulat. Karena penampilannya yang terkesan lucu, kelinci pun banyak dijadikan hewan peliharaan oleh manusia.

Bukan hanya itu, kelinci juga menjadi sumber inspirasi utama dari karakter-karakter fiktif yang terkenal semisal Bugs Bunny. Namun hubungan manusia dengan kelinci tidak selalu merupakan hubungan yang baik. Di sejumlah negara, kelinci dianggap sebagai hama karena kebiasaannya memakan sayuran & membuat lubang-lubang di tanah.

Kelinci kerap dikelirukan sebagai sejenis hewan pengerat karena baik kelinci maupun hewan pengerat sama-sama memiliki gigi seri depan yang panjang, gemar memakan tumbuhan, & memiliki tubuh yang diselubungi oleh rambut yang halus.

Faktanya adalah, biarpun mirip, kelinci sebenarnya bukan hewan pengerat. Kalau begitu, apa penyebab kelinci tidak dikategorikan sebagai hewan pengerat? Apa saja perbedaan antara keduanya? Jika pengunjung termasuk salah satu yang bingung & penasaran, silakan pengunjung terus menyimak artikel ini agar rasa penasaran pengunjung bisa terjawab.



EKOR

Kelinci semuanya hanya memiliki ekor pendek.

Hewan pengerat ada yang berekor pendek & ada yang berekor panjang.


Kelinci memiliki ekor yang pendek. (Sumber)

Tupai, contoh hewan pengerat yang berekor panjang. (Sumber)


MAKANAN

Kelinci adalah hewan pemakan tumbuhan (herbivora).

Hewan pengerat adalah hewan pemakan daging & tumbuhan (omnivora).



GIGI

Kelinci memiliki 4 gigi seri di rahang atasnya.

Hewan pengerat hanya memiliki 2 gigi seri di rahang atasnya.


Kelinci memiliki 2 gigi seri atas & 2 gigi seri tambahan di bagian belakangnya. (Sumber)

Hewan pengerat (tikus) hanya memiliki 2 gigi seri di rahang atasnya. (Sumber)


TULANG PENIS (BACULUM)

Kelinci jantan tidak memiliki tulang penis.

Hewan pengerat jantan memiliki tulang penis.



TINJA

Kelinci menghasilkan 2 macam tinja : tinja lunak & tinja keras.

Hewan pengerat hanya menghasilkan 1 macam tinja : tinja keras.


Tinja basah & tinja kering kelinci. (Sumber)


TAKSONOMI

Kelinci dalam tangga klasifikasi ilmiah termasuk dalam ordo Lagomorpha.

Hewan pengerat dalam tangga klasifikasi ilmiah termasuk dalam ordo Rodentia.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI KELINCI & PENGERAT

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia



REFERENSI

MadelineDyer.com - Are Rabbits Rodents?
UCMP - Introduction to the Rodentia
 - . 2008. "Lagomorph". Encyclopaedia Britannica, Chicago, AS.

 




COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

5 komentar:

  1. Eh, dulu saya kira kelinci termasuk rodent jugak....

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas ulasannya gan.Terlebih untuk kelinci.Karena saat ini ada kelinci di rumah saya.

    BalasHapus
  3. Bukannya kelinci juga bisa memakan anaknya sendiri ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak selalu. Kelinci normalnya tidak akan memakan bayinya sendiri, soalnya sistem pencernaan kelinci tidak dikhususkan untuk mencerna daging. Kalau ada kasus kelinci yang memakan bayi, itu biasanya karena ada sebab-sebab tertentu (misalnya karena stress).

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.