SEJARAH FAUNA HIBURAN Cari.Artikel..



Parasyte, Kisah Dua Makhluk yang Berbagi Tubuh



Monster Parasit.

Parasit adalah sebutan untuk makhluk hidup yang menghidupi dirinya sendiri dengan cara menumpang tinggal pada tubuh makhluk lain sambil menghisap zat-zat gizinya. Benalu adalah contoh tanaman parasit yang paling terkenal. Sementara kalau dalam ilmu biologi, istilah "simbiosis parasitisme" digunakan untuk menyebut hubungan antar 2 makhluk hidup yang menguntungkan salah satu makhluk, namun merugikan makhluk yang lain.

Cara hidup parasit yang unik tersebut lantas menjadi sumber inspirasi dari munculnya manga / komik Jepang berjudul "Parasyte" (Kiseijuu). "Parasyte" adalah manga bergenre horor & fiksi ilmiah yang pertama kali terbit pada tahun 1988 hingga 1995. Manga ini sendiri bercerita tentang Parasit, makhluk misterius menyerupai monster yang memasuki tubuh manusia untuk menguasai inangnya / hidup sebagai anggota badan inangnya.

Apa yang membuat Parasit berbeda dari makhluk parasit di dunia nyata adalah Parasit bisa mengubah manusia inangnya menjadi makhluk kanibal yang tidak segan-segan membunuh & memakan manusia lain. Parasit juga memiliki penampilan yang menakutkan & bisa mengubah anggota badannya sendiri menjadi beraneka macam senjata, misalnya tentakel dengan pisau di ujungnya & kelopak raksasa yang bagian dalamnya penuh dengan gigi taring.



SEJARAH (VERSI DUNIA NYATA)

Kreator dari manga "Parasyte" adalah Hitoshi Iwaaki, seorang mangaka / pembuat komik Jepang kelahiran tahun 1960. Minat Iwaaki untuk terjun ke dunia komik profesional bermula ketika semasa masih duduk di bangku sekolah menengah, ia kerap membaca komik-komik hasil karya Osamu Tezuka (komikus terkenal yang salah satu hasil karya terpopulernya adalah "Astro Boy").

Iwaaki juga mengaku kerap menonton acara-acara dokumenter bertema hewan & rantai makanan saat masih kecil. Tontonan tersebut meninggalkan kesan yang mendalam bagi Iwaaki, sampai-sampai ia tertarik untuk menulis kisah yang menggambarkan manusia sebagai makhluk angkuh yang ingin mendominasi segala hal di Planet Bumi.

Hitoshi Iwaaki. (Sumber)

Ide tersebut kemudian digunakan oleh Iwaaki saat ia merumuskan konsep cerita mengenai "Parasyte". Supaya kisah yang dibuatnya tidak terkesan menonjolkan manusia sebagai makhluk yang harus dipandang negatif sepenuhnya, Iwaaki menjadikan manusia sebagai karakter utama dalam manga barunya ini.

Dalam manga "Parasyte" sendiri, ada 2 karakter yang menjadi tokoh utama & mereka ditampilkan selalu bersama karena hidup dalam 1 tubuh. Kedua karakter tersebut adalah Izumi Shinichi (manusia) & Migi (makhluk non-manusia). Saat menciptakan karakter Migi sebagai makhluk parasit yang memiliki mulut & tangkai matanya sendiri, Iwaaki mengaku terinspirasi dari makhluk-makhluk dalam mitologi Jepang & cerita buatan Osamu Tezuka mengenai tangan buatan yang bisa berbicara sendiri.

Manga "Parasyte" pertama kali diterbitkan di majalah Morning Open Zokan pada tahun 188 hingga 1989, serta majalah Monthy Afternoon sejak tahun 1990 hingga tahun 1995. Begitu terbit, manga "Parasyte" mendapatkan tanggapan positif yang begitu besar sehingga pada tahun 1993, "Parasyte" berhasil memenangkan Penghargaan Manga Kodansha pada tahun 1993 (Kodansha adalah perusahaan penerbit yang salah satu produknya adalah majalah Monthly Afternoon).

Meskipun cerita "Parasyte" sudah lama tamat sejak lebih dari 2 dekade yang lalu, manga ini masih diminati oleh khalayak pecinta komik di dalam & luar Jepang hingga sekarang. Alur ceritanya yang menarik & desain monsternya yang unik sekaligus menyeramkan menjadi sebagian penyebab kenapa "Parasyte" kerap disebut-sebut sebagai salah satu manga horor terbaik yang pernah ada.

Cuplikan panel dari manga "Parasyte".

Hingga tahun 2014, versi buku dari manga "Parasyte" dilaporkan sudah terjual hingga lebih dari 11 juta kopi. Masih tingginya minat yang ditunjukkan oleh publik terhadap "Parasyte" lantas menarik minat sejumlah pihak di Jepang untuk mengadaptasinya ke media lain. Pada tahun 2014, "Parasyte" akhirnya muncul dalam format serial animasi / anime berjumlah 24 episode dengan judul lengkap "Parasyte -the maxim-".

Masih di tahun 2014, "Parasyte" juga muncul di media film dengan judul "Parasyte : Part 1". Film tersebut dibintangi oleh aktor manusia dengan tambahan efek komputer CGI untuk menganimasikan karakter monster-monster Parasitnya. Setahun berselang, sekuel dari film tersebut dirilis dengan judul "Parasyte : Part 2".


!! PERINGATAN !!
Bagian sesudah ini bakal banyak menampilkan spoiler / bocoran alur cerita.
Silakan lanjutkan membaca jika anda sudah paham dengan resikonya.



SEJARAH (VERSI FIKSI / ANIME)

Izumi Shinichi adalah seorang anak SMA biasa yang tinggal di Tokyo, Jepang. Suatu malam saat ia sedang tidur, mendadak larva dari makhluk misterius bernama Parasit muncul di kamarnya. Larva tersebut berhasil memasuki tangan Shinichi. Namun saat larva tadi memanjat ke arah bahu Shinichi, Shinichi yang sudah terbangun langsung mengikat lengan atasnya dengan kabel.

Gagal mengambil alih otak Shinichi, larva Parasit tersebut terpaksa mengambil alih tangan kanan Shinichi & berkamuflase sebagai anggota badan Shinichi. Karena Parasit tersebut tinggal di tangan kanan Shinichi, Shinichi lantas memberikan nama "Migi" (bahasa Jepang untuk "kanan") untuk Parasit tersebut.

Shinichi merahasiakan keberadaan Migi dari keluarga & teman-temannya karena Migi mengancam bakal membunuh manusia lain yang mengetahui keberadaannya. Saat Shinichi & Migi menjalani kehidupan baru mereka sebagai 2 makhluk yang hidup dalam tubuh yang sama, keduanya akhirnya sadar kalau Migi bukanlah satu-satunya Parasit yang muncul di kota tempatnya tinggal.

Migi & Shinichi.

Selama berpetualang, keduanya sempat terlibat pertarungan sampai mati dengan Parasit anjing & Parasit yang menjangkiti seorang manusia bernama A. Keduanya juga sempat berpapasan dengan Parasit wanita misterius yang bernama Ryouko Tamiya. Namun momen paling berbahaya bagi Migi & Shinichi terjadi ketika Shinichi ditusuk oleh Parasit yang sudah menjangkiti tubuh ibu Shinichi.

Migi kemudian menggunakan potongan tubuhnya sendiri untuk memperbaiki jantung Shinichi. Saat Shinichi sudah siuman, Shinichi menyadari kalau ia kini memiliki kekuatan, kelincahan & stamina yang melebihi manusia biasa. Dengan kekuatan barunya ini, Shinichi yang dibantu oleh inang Parasit lain yang bernama Uda Mamoru berhasil menewaskan Parasit yang sudah menjangkiti ibu Shinichi, sekaligus membalaskan kematian ibunya.

Sementara itu di tempat lain, Tamiya Ryouko mengganti identitasnya menjadi Tamura Reiko & kemudian menjalin kontak dengan Parasit-Parasit lain untuk mencari cara supaya bisa hidup di tengah manusia tanpa mengundang kecurigaan. Kebetulan saat itu polisi juga sedang giat melakukan penyelidikan mengenai Parasit menyusul banyaknya kasus-kasus pembunuhan misterius di mana para korbannya tewas dengan tubuh terpotong-potong.

Reiko mengutus Parasit yang bernama Shimada Hideo untuk menyamar menjadi siswa di sekolah tempat Shinichi bersekolah supaya ia bisa memata-matai Shinichi & Migi. Namun penyamarannya berhasil terbongkar oleh seorang siswi yang kemudian menyiramkan air keras kepadanya. Dalam kondisi kesakitan akibat pengaruh air keras, Hideo kemudian membunuh para siswa & staf sekolah secara membabi buta.

Hideo akhirnya tewas setelah Shinichi melemparkan batu dengan kecepatan amat tinggi hingga menembus jantung Hideo. Mayat Hideo kemudian dibawa oleh polisi & diteliti supaya mereka bisa mengetahui titik lemah Parasit. Pasca tewasnya Hideo, Reiko kemudian ganti mengutus manusia bernama Kuromari Shiro untuk membuntuti Shinichi. Namun ia kemudian berhenti membuntuti Shinichi setelah tahu kalau sosok yang mengutusnya bukan manusia.

Tamura Reiko.

Rekan-rekan Parasit Reiko kemudian pergi ke tempat tinggal Shiro untuk membunuh Shiro & keluarganya. Mereka berhasil membunuh istri & anak Shiro, namun gagal membunuh Shiro. Pasca kegagalan tersebut, Reiko menyalahkan rekan-rekannya sehingga keretakan mulai timbul di antara Reiko & rekan-rekan Parasitnya. Ketiga rekan Reiko beramai-ramai mengeroyok Reiko, namun Reiko berhasil mengalahkan mereka semua.

Saat Reiko tengah sibuk bertarung, Shiro yang merasa murka akibat kehilangan keluarganya nekat menculik bayi manusia milik Reiko & melarikan diri ke taman. Reiko lantas menyusul Shiro ke taman & membunuh Shiro di sana. Namun sebelum Reiko & bayinya berhasil pergi meninggalkan taman, polisi keburu tiba di lokasi. Alih-alih mencoba melawan, Reiko justru membiarkan polisi menembaki dirinya sambil menciptakan lapisan keras di sekeliling bayinya. Reiko tewas usai ditembak bertubi-tubi, namun bayinya selamat & dibawa oleh polisi.

Setelah berhasil membunuh Reiko, polisi yang dibantu oleh Shinichi kemudian mengepung gedung pemerintahan dengan maksud membunuh Parasit-Parasit yang menyamar di dalamnya. Di dalam gedung tersebut, polisi berhasil menemukan kalau ternyata kawanan Parasit selama ini dibantu oleh Hirokawa Takeshi, manusia yang berprofesi sebagai walikota.

Takeshi bersedia bekerja sama dengan Parasit karena ia percaya, Parasit bisa membantu membuat dunia lebih baik dengan cara melenyapkan sebagian populasi manusia. Takeshi & sebagian besar rekan Parasitnya pada akhirnya tewas dibunuh polisi. Namun Gotou selaku Parasit terkuat yang ada di gedung tersebut berhasil melarikan diri setelah membunuh sejumlah polisi. Pasca peristiwa tersebut, Shinichi kemudian pergi ke daerah terpencil karena ia tahu Gotou berniat membunuhnya.

Gotou terbukti merupakan lawan yang tangguh karena inang manusianya terdiri dari 5 Parasit berbeda & bahkan sempat sempat menyerap Migi untuk dijadikan Parasit keenamnya. Namun setelah Shinichi menusuk Gotou dengan batang logam yang berkarat, Parasit-Parasit yang menyusun tubuh Gotou - termasuk Migi - beramai-ramai melepaskan diri. Setelah berhasil menyatu kembali dengan Migi, Shinichi kemudian menghabisi sisa-sisa Parasit Gotou dengan memakai golok yang berkarat.


Gotou (kiri) saat menampakkan wujud aslinya.


KARAKTERISTIK MONSTER PARASIT

Siklus Hidup

Parasit adaah nama dari sejenis monster yang - sesuai namanya - hidup sebagai parasit pada manusia & hewan vertebrata. Tidak diketahui asal-usul dari monster ini. Pun dengan alasan mengapa mereka bisa muncul secara tiba-tiba di Bumi dalam jumlah yang cukup banyak. Yang sudah diketahui adalah Parasit memiliki 3 fase dalam siklus hidupnya : fase telur, larva, & dewasa.

Telur Parasit berbentuk menyerupai bola yang diselubungi oleh bulu-bulu halus & tonjolan-tonjolan menyerupai jarum pentul. Telur Parasit bisa berpindah tempat dengan cara melayang sambil memanfaatkan aliran angin. Bentuk & metode bergerak yang dimiliki oleh telur Parasit tersebut lantas bakal mengingatkan kita akan virus campak & corona yang kebetulan memiliki wujud & metode penyebaran yang serupa.

Saat telur Parasit menetas, larva yang bentuknya menyerupai ular berwarna transparan & moncong menyerupai bor akan muncul dari dalam cangkang telur. Larva kemudian akan memasuki tubuh inangnya dengan cara mengebor kulit inangnya tanpa meninggalkan bekas luka. Jika larva sudah berhasil masuk ke dalam tubuh korban, larva kemudian akan bergerak menuju otak inangnya melalui aliran darah.

Larva Parasit tadi kemudian akan menghancurkan otak inangnya & memasuki fase dewasa. Sejak itu, tubuh inangnya sekarang menjadi milik Parasit ini. Manusia yang otaknya sudah dimakan oleh Parasit nampak tidak berubah dari segi penampilan, namun bola matanya cenderung bergerak secara tidak sinkron. Maksudnya adalah jika mata kanannya melirik ke arah kanan, maka mata kirinya justru bakal melirik ke arah lain.

Dalam kasus tertentu, larva Parasit yang berhasil masuk ke dalam tubuh inangnya tidak berhasil menghancurkan otak inangnya. Jika sudah begitu, Parasit yang bersangkutkan terpaksa memasuki fase dewasa sambil membiarkan inangnya tetap hidup. Migi adalah contoh dari Parasit macam itu, di mana ia menumpang pada tubuh inangnya (Shinichi) sambil menyamar sebagai tangan kanan Shinichi.

Fase telur & larva Parasit.

Selain bisa mengubah wujudnya menjadi seperti anggota badan manusia, Parasit bisa menciptakan organ tubuh tambahan seperti mata, mulut, sayap, gigi taring, hingga tentakel dengan mata pisau di ujungnya. Mata pisau tersebut begitu tajam karena Parasit bisa memotong anggota tubuh manusia hanya dengan 1 tebasan. Parasit bertarung dengan cara mencambukkan tentakel tajamnya ke arah lawan.

Parasit tidak memiliki kemampuan untuk berkembang biak. Karena asal-usul dari telur Parasit sendiri masih belum diketahui, beragam teori pun muncul mengenai bagaimana telur-telur Parasit bisa tercipta. Mulai dari teori kalau Parasit aslinya adalah alien yang datang dari luar Bumi, makhluk hasil penelitian rahasia, & lain sebagainya.


Pola Makan & Tingkah Laku

Parasit memiliki kemampuan untuk melihat organ dalam makhluk lain tanpa harus membedahnya. Dan karena Parasit secara teknis merupakan makhluk yang menumpang tinggal di tubuh inangnya, Parasit harus memakan makhluk dari spesies yang sama dengan spesies inangnya supaya tubuh inangnya tetap bisa hidup. Dengan begitu, ia bisa memperbarui organ-organ tubuh inangnya dengan cara menyerap organ tubuh dari makhluk yang dimakannya.

Sebagai contoh, Parasit yang menjadikan manusia sebagai inangnya harus memakan manusia lain supaya bisa tetap hidup. Sementara Parasit yang menjadikan anjing sebagai inangnya hanya bisa bertahan hidup dengan cara memakan anjing lain. Namun pola hidup kanibal macam itu tidak berlaku bagi Parasit yang hidup menumpang pada tubuh inangnya tanpa menghancurkan otaknya. Pasalnya Parasit macam ini bisa tetap hidup dengan cara menyerap zat-zat gizi dari aliran darah inangnya.

Parasit secara garis besar memiliki pola hidup individualistik & menempatkan keselamatan hidupnya sendiri di atas segalanya. Dengan kata lain, Parasit tidak segan-segan membunuh manusia maupun Parasit lain yang dianggapnya sebagai ancaman. Meskipun begitu, Parasit juga bisa bekerja sama dengan Parasit lain jika tujuannya adalah untuk menjaga kelangsungan hidup masing-masing Parasit.

Shinichi (bawah) saat bertarung melawan inang Parasit lain.

Parasit juga bisa menumbuhkan sifat-sifat manusia semisal sifat keibuan & rela berkorban jika Parasit tersebut sudah menghabiskan waktu begitu lama untuk memahami aspek emosional manusia. Reiko Tamura adalah contoh dari Parasit macam ini. Saat bayi manusia yang diasuhnya berada dalam kondisi terancam, ia tidak segan-segan mengorbankan nyawanya sendiri supaya bayi manusia tersebut selamat.

Parasit memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda satu sama lain. Parasit yang menjangkiti tubuh hewan cenderung bertindak tanpa berpikir, namun Parasit yang menjangkiti manusia bakal bersikap lebih waspada & bertindak dengan penuh perhitungan. Parasit sendiri pada dasarnya merupakan makhluk yang cepat belajar & bisa memahami pola hidup manusia hanya dengan mengamati aktivitas manusia & mempelajari media-media buatan manusia.

Parasit memiliki kemampuan untuk berpindah ke tubuh manusia yang lain jika tubuh lamanya mengalami luka terlalu parah, namun Parasit hanya bisa melakukannya jika inangnya memiliki jenis kelamin yang sama dengan tubuh lamanya. Normalnya 1 tubuh manusia hanya bisa dihuni oleh 1 Parasit. Namun inang Parasit tertentu semisal Gotou diketahui bisa menampung beberapa individu Parasit sekaligus, di mana Parasit yang menguasai kepala bertindak sebagai koordinatornya.

Parasit memancarkan sinyal khusus yang hanya bisa dideteksi oleh Parasit lain. Dengan cara ini, Parasit bisa mengenali keberadaan Parasit lain meskipun sedang berada dalam jarak yang berjauhan. Adapun selain Parasit, manusia dengan bakat kepekaan tertentu juga memiliki kemampuan untuk mendeteksi sinyal yang dipancarkan oleh Parasit (misalnya Kana Kimishima). Manusia dengan sifat psikopat & nafsu membunuh yang tinggi juga bisa mengidentifikasi Parasit yang sedang menyamar.

Parasit bisa tetap hidup meskipun diberondong oleh senjata api, namun Parasit masih bisa dibunuh jika kepalanya dipenggal / jantungnya dihancurkan. Jika Parasit mati, bangkai Parasitnya akan nampak mengerut. Parasit juga lemah jika terkena api & ditusuk dengan senjata beracun, misalnya logam berkarat. Parasit bisa memotong dirinya sendiri & meninggalkan tubuh inangnya untuk sementara waktu, namun Parasit tidak bisa berada di luar tubuh inangnya dalam jangka waktu yang terlalu lama.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



REFERENSI

Anime News Network - Kodansha Comics Will Reprint....
Anime News Network - Parasyte (live-action movie)
Anime News Network - Parasyte -the maxim- (TV)
Kodansha Comics - Creator Interview : Hitoshi Iwaaki....
(Serial Animasi) 2014 - 2015. "Parasyte -the maxim-". Madhouse, Jepang.

  





COBA JUGA HINGGAP KE SINI...



Download PDF

1 komentar:

  1. sayangnya di animenya gak dijelasin asal usul si parasit ini, jadi kayak ada yang kurang..

    BalasHapus

Tamu yang baik selalu meninggalkan komentar sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda selama tidak mengandung iklan, spam, kata-kata kasar, & provokasi SARA.

Komentar yang baru dibuat akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum diterbitkan. Jadi, jangan panik kalau komentar anda tidak langsung muncul.

Jika anda ingin menyimpan artikel ini, silakan klik tombol "Download PDF" yang ada di bawah artikel.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, silakan tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.