SEJARAH FAUNA HIBURAN Cari.Artikel..



Hiu Martil, Predator Lautan yang Berkepala Lebar



(Sumber)

Hiu martil / hiu kepala martil (hammerhead shark) adalah sejenis hiu yang mendapatkan nama demikian berkat bentuk kepalanya yang khas. Tidak seperti hiu pada umumnya yang memiliki kepala berbentuk mengerucut, hiu martil justru memiliki kepala yang berbentuk lebar layaknya kepala palu / martil.

Dalam tangga klasifikasi ilmiah, hiu martil tergolong dalam famili Sphyrnidae. Ada 9 spesies hiu yang tergolong sebagai hiu martil. Semua spesies hiu martil memiliki kepala yang bentuknya menyerupai martil, namun dengan bentuk & lebar yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, spesies cucut ronggeng (Eusphyra blochii) memiliki kepala yang lebarnya mencapai separuh panjang tubuhnya. Spesies hiu bonet (Sphyrna tiburo) di lain pihak memiliki kepala yang tidak begitu lebar & bentuknya lebih menyerupai mata sekop.

Hiu martil bisa ditemukan di seluruh lautan dunia yang beriklim tropis hingga sedang. Mereka paling menyukai habitat dangkal dengan kedalaman maksimum 525 meter. Layaknya spesies hiu pada umumnya, hiu martil adalah hewan pemburu yang agresif. Makanan mereka terdiri dari ikan, udang, kepiting, cumi-cumi, gurita, & bahkan ikan hiu lain yang berukuran lebih kecil.


Kepala hiu martil dilihat dari depan. (Sumber)


KEPALA PENDETEKSI MANGSA

Sekarang mari kita bicara soal kepala hiu martil yang unik. Hiu martil memiliki kepala berbentuk lebar dengan mata & lubang hidung di kedua ujungnya, sementara mulutnya yang dipenuhi oleh gigi tajam terletak di bagian bawah kepalanya.

Ada alasan khusus mengapa hiu martil memiliki kepala berbentuk demikian. Berkat posisi matanya yang lebar, hiu martil memiliki jangkauan penglihatan yang lebih luas dibandingkan jenis hiu lainnya. Saat jangkauan masing-masing mata bertemu pada titik tertentu, hiu martil bisa melihat posisi mangsa yang sedang bergerak cepat dengan lebih baik.

Hiu martil bukan hanya mengandalkan indra penglihatan untuk menemukan mangsanya. Hiu ini juga memiliki indra penciuman yang tajam & pori-pori bernama ampullae Lorenzini yang peka terhadap gelombang listrik. Dengan memakai ampullae Lorenzini, hiu martil bisa menemukan ikan pari yang sedang bersembunyi di dasar lautan yang berpasir.

Sebagai penghuni alam liar, hiu martil juga menghadapi resiko dimakan oleh hewan laut lain yang berukuran lebih besar, misalnya oleh hiu putih besar & paus pembunuh. Untuk mengatasinya, hiu martil dari spesies Sphyrna lewini (hiu martil simping) & Sphyrna tiburo (hiu bonet) memiliki kebiasaan untuk berenang secara berkelompok supaya peluangnya untuk bertahan hidup menjadi lebih besar.


Hiu bonet (Sphyrna tiburo). (Sumber)


IKAN YANG MELAHIRKAN

Hiu martil memiliki musim kawin yang berbeda-beda antar lokasi. Hiu martil yang hidup di Australia utara memiliki musim kawin yang berlangsung pada bulan Februari hingga Maret. Saat melakukan perkawinan, hiu jantan akan menggigit sirip dada hiu betina & kemudian melilitkan tubuhnya pada betina. Pejantan kemudian memasukkan sperma ke dalam lubang kelamin betina dengan memakai clasper (sirip pinggul yang bentuknya sudah termodifikasi untuk melakukan perkawinan).

Hiu martil adalah hewan vivipar yang berarti hiu ini menghasilkan keturunannya dengan cara melahirkan. Setelah hiu betina melakukan perkawinan, telur hasil pembuahan kemudian akan berkembang menjadi bayi yang tetap berada dalam tubuh induknya. Bayi tersebut hidup dari kuning telur yang menempel pada uterus hiu betina.

Jumlah bayi yang dikandung oleh hiu martil betina berkisar antara 12 hingga 41 ekor. Sesudah hampir 1 tahun, bayi-bayi tersebut akan dilahirkan oleh induknya. Bayi hiu martil yang baru keluar dari tubuh induknya nampak serupa dengan hiu dewasa, namun dengan ukuran yang lebih kecil. Sesudah dilahirkan, bayi hiu martil sudah harus mencari makan sendiri. Hiu martil mengalami kematangan seksual pada usia 6 tahun & diperkirakan bisa hidup hingga usia 55 tahun.

Bayi hiu martil. (Sumber)

Ukuran maksimum hiu martil berbeda-beda antar spesies. Hiu martil besar (great hammerhead shark; Sphyrna mokarran) adalah spesies hiu martil terbesar yang panjang tubuhnya bisa mencapai 6 meter. Spesies hiu bonet (Sphyrna tiburo) merupakan spesies hiu martil terkecil karena panjang tubuh maksimumnya hanya sekitar 1,2 meter.

Dengan pengecualian untuk spesies hiu martil besar, hiu martil bukanlah hiu yang berbahaya bagi manusia. Justru manusialah yang menjadi ancaman lebih besar bagi hiu martil karena hiu ini kerap ditangkap oleh nelayan. Ukurannya yang tidak begitu besar & bagian-bagian tubuhnya yang bernilai ekonomi tinggi menjadi penyebab mengapa hiu ini banyak ditangkap oleh nelayan.

Sirip hiu martil bisa diolah menjadi hidangan sup berharga mahal. Kulitnya bisa diolah menjadi barang-barang berbahan kulit. Minyak hatinya bisa digunakan sebagai obat. Rahang & giginya bisa dijual sebagai aksesoris. Hiu martil juga bisa mati akibat terjerat oleh jaring pembatas di pantai karena hiu harus berenang secara terus menerus supaya bisa bernafas & bakal mati jika sampai berhenti menggerakkan badannya.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Chondrichthyes
Ordo : Carcharhiniformes
Famili : Sphyrnidae



DAFTAR SPESIES HIU MARTIL

- Hiu martil besar (Sphyrna mokarran)
- Hiu martil simping (Sphyrna lewini)
- Hiu martil licin (Sphyrna zygaena)
- Hiu kepala sayap / cucut ronggeng (Eusphyra blochii)
- Hiu bonet / kepala sekop (Sphyrna tiburo)
- Hiu bonet simping (Sphyrna corona)
- Hiu kepala serok (Sphyrna media)
- Hiu martil bermata kecil (Sphyrna tudes)
- Hiu martil Carolina (Sphyrna gilberti)



REFERENSI

Animal Diversity Web - Sphyrna lewini : Information
Dive Magazine - The 9 Species of Hammerhead Shark
Guidesly - Bonnethead Shark
Healthline - Shark Liver Oil : Benefits, Uses, and Side Effects
National Geographic - Hammerhead Sharks
New Scientist - Why the hammerhead shark got its hammer
Shark Info - Viviparous Sharks
The Canberra Times - Endangered sharks entangled in NSW nets

 





COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.