FAUNA       SEJARAH       HIBURAN    •     Cari Artikel →

Setan Tasmania, Sang Pemakan Bangkai dari Selatan Australia




(Sumber)

Bagi para pengunjung yang gemar menonton film animasi Looney Tunes, maka nama "Tasmanian Devil" alias "Taz" harusnya bukanlah nama yang asing. Ya, itu adalah nama dari salah satu tokoh dari serial kartun yang bersangkutan. Dalam cerita kartunnya sendiri, Taz ditampilkan sebagai sosok pemakan segala yang suka bergerak layaknya angin puyuh sambil meninggalkan kekacauan. Nah, sesuai judulnya, artikel kali ini akan membahas soal setan Tasmania yang menjadi sumber inspirasi dari tokoh kartun Taz.

Setan Tasmania (Tasmanian devil; Sarcophilus harrisii) adalah hewan marsupial karnivora terbesar di dunia. Mereka hanya bisa ditemukan di Pulau Tasmania, namun 4 abad yang lalu setan Tasmania masih bisa ditemukan di daratan Australia sebelum punah sepenuhnya akibat terdesak oleh populasi dingo & perburuan oleh penduduk Aborigin. Nama "setan" untuk setan Tasmania diberikan karena orang-orang Eropa yang pertama kali menjumpai hewan ini merasa takut dengan perilaku setan Tasmania yang hanya keluar pada malam hari & kerap mengeluarkan suara yang terdengar menyeramkan.

Lokasi Pulau Tasmania. (Sumber)
Selain gigi taring depannya, setan Tasmania sama sekali tidak menyerupai tokoh kartun Taz. Setan Tasmania versi dunia nyata memiliki penampilan menyerupai tikus besar yang berwarna hitam & berkaki panjang. Di bagian dada & punggung belakangnya terdapat garis melintang berwarna putih. Ekor setan Tasmania memiliki fungsi lain sebagai organ penyimpanan cadangan lemak. Semakin gemuk ekor dari setan Tasmania, berarti semakin banyak cadangan lemak yang sedang dimiliknya.



PEMALU, NAMUN RAKUS

Walaupun memiliki embel-embel nama "setan", setan Tasmania tidaklah semenakutkan namanya. Setan Tasmania aslinya adalah hewan pemalu & sangat jarang menyerang manusia. Makanan utama dari setan Tasmania sendiri adalah bangkai hewan-hewan besar semisal bangkai wombat & kanguru. Setan Tasmania merupakan hewan pemakan bangkai yang efisien sekaligus rakus karena saat makan, setan Tasmania juga memakan tulang & bulu dari bangkai yang dimakannya.

Kemampuan setan Tasmania memakan bagian sekeras tulang tidak lepas dari kekuatan gigi & rahangnya. Setan Tasmania mampu membuka rahangnya hingga selebar 80 derajat, lalu mengatupkannya untuk memberikan efek tekanan yang kuat pada benda yang digigitnya. Kekuatan gigitan setan Tasmania bahkan disebut-sebut cukup untuk mengerkah benda sekeras rantai baja! Setan Tasmania memiliki 42 buah gigi dengan 4 buah taring panjang di bagian depan mulutnya.

Setan Tasmania dengan mulut
yang terbuka lebar. (Sumber)
Setan Tasmania tidak hanya bisa memakan hewan yang sudah mati. Setan Tasmania juga mau memakan sampah peninggalan manusia & hewan kecil yang masih hidup. Saat berburu & mencari makan di malam hari yang gelap, setan Tasmania mengandalkan penciumannya yang tajam. Setan Tasmania bisa berlari hingga kecepatan 25 km/jam, namun mereka tidak bisa melakukannya dalam jarak yang jauh sehingga setan Tasmania lebih banyak berjalan lambat & mengendap-endap saat mencari makan. Setan Tasmania juga bisa berenang & memanjat pohon.

Setan Tasmania memiliki kebiasaan untuk hidup menyendiri (soliter), namun hewan ini memiliki perilaku yang toleran terhadap sesamanya. Melihat sebuah bangkai dimakan beramai-ramai oleh setan Tasmania merupakan pemandangan yang lumrah. Setan Tasmania bahkan kerap mengeluarkan suara keras ketika sedang makan untuk "mengundang" setan-setan lainnya. Kendati demikian, setan Tasmania juga memiliki perilaku senioritas. Setan Tasmania yang lebih tua cenderung bersikap agresif kepada setan Tasmania yang lebih muda & lebih kecil.



MENGANDUNG & MENGANTONGI ANAKNYA

Musim kawin setan Tasmania terjadi pada bulan Maret hingga April. Pada periode tersebut, setan-setan Tasmania jantan akan terlibat perkelahian satu sama lain untuk mendapatkan betina pasangannya. Jumlah betina yang dikuasai oleh seekor pejantan di suatu wilayah bisa mencapai beberapa ekor. Pejantan bersikap sangat protektif akan betina-betina yang berhasil didapatkannya karena tidak jarang setan Tasmania betina melakukan perkawinan dengan pejantan lain jika pejantan pemiliknya sedang lengah.

Bayi setan Tasmania yang
baru lahir. (Sumber)
Perkawinan setan Tasmania berlangsung di dalam sarang di mana sarang tersebut biasanya merupakan lubang bekas wombat atau semak-semak yang terlindung. Sesudah perkawinan, betina akan memasuki periode kehamilan selama 3 minggu. Masa kehamilan yang singkat karena setan Tasmania adalah hewan marsupial yang bayinya tidak memiliki tali pusar. Sesudah lahir, bayi setan Tasmania yang berukuran mini akan memanjat ke dalam kantong induknya & tinggal di dalamnya sambil menghisap puting susu milik sang induk. Jumlah bayi yang bisa dikandung dalam suatu kantong bisa mencapai 4 ekor.

Anak setan Tasmnia tetap tinggal dalam kantong induknya hingga usia 5 bulan & mulai hidup mandiri pada usia 8 bulan. Pada usia 2 tahun, setan Tasmania mengalami kematangan seksualnya & sudah mulai bisa bereproduksi. Usia maksimal setan Tasmania adalah 8 tahun, namun jarang ada yang bisa mencapai usia sepanjang itu di alam liar akibat ketatnya persaingan antara setan-setan Tasmania muda untuk mendapatkan makanan. Panjang maksimal setan Tasmania adalah 1,1 m (termasuk ekor yang panjangnya 0,3 m), sementara berat maksimalnya 18 kg.



TERANCAM OLEH WABAH PENYAKIT

Karena setan Tasmania hanya bisa dijumpai di Pulau Tasmania, maka hewan ini sekarang menjadi salah satu hewan maskot dari Pulau Tasmania & negara Australia sendiri. Banyak turis yang berkunjung ke Pulau Tasmania untuk melihat secara langsung seperti apa wujud dari hewan karnivora pemalu ini. Namun, kebanyakan orang di luar Pulau Tasmania umumnya mengenal hewan ini dari tokoh kartun Tasmanian Devil alias Taz. Walaupun penampilan Taz tidak mirip dengan sosok setan Tasmania versi nyata, namun pemakaian nama & popularitas karakter yang bersangkutan sudah cukup untuk ikut mempopulerkan hewan versi aslinya.

Taz, tokoh kartun yang terinspirasi
dari setan Tasmania. (Sumber)
Di masa lalu, hubungan antara manusia & setan Tasmania bukanlah hubungan yang mesra. Ketika para imigran Eropa bermukim di Pulau Tasmania, mereka memburu & meracuni setan Tasmania secara besar-besaran karena hewan tersebut dituduh sebagai biang kerok kematian massal hewan-hewan ternak setempat. Akibatnya, populasi setan Tasmania pun mengalami penurunan tajam. Beruntung pada tahun 1941 peraturan mengenai larangan membunuh setan Tasmania diresmikan sehingga populasi dari hewan yang bersangkutan secara berangsur-angsur mulai kembali melimpah.

Ancaman dari manusia terhenti, ancaman baru terhadap kelestarian populasi setan Tasmania muncul. Ancaman baru tersebut adalah wabah penyakit kanker wajah setan (devil facial tumor disease). Jika ada setan Tasmania yang terjangkit penyakit tersebut, wajahnya akan ditumbuhi oleh tumor yang menutupi mulut (lihat foto). Sebagai akibatnya, setan Tasmania yang menderita penyakit ini pun menjadi kesulitan untuk makan & akhirnya mati akibat kelaparan. Penyakit tumor ini menular lewat gigitan & tidak bisa disembuhkan dengan teknologi pengobatan milik manusia sejauh ini.

Penyakit tumor wajah setan pertama kali muncul pada pertengahan dekade 90-an. Sejak itu, wilayah yang menjadi lokasi munculnya penyakit ini langsung mengalami penurunan populasi setan Tasmania yang amat tajam. Karena obat untuk penyakit ini masih belum ditemukan, langkah-langkah yang dilakukan oleh otoritas setempat untuk mencegah punahnya setan Tasmania akibat wabah ini adalah melenyapkan setan Tasmania yang sakit & menangkarkan setan Tasmania yang masih sehat. Sejauh ini, habitat yang masih belum terjangkit oleh wabah penyakit tumor wajah adalah pesisir barat & barat laut Pulau Tasmania.  -  © Rep. Eusosialis Tawon



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Dasyuromorphia
Famili : Dasyuridae
Genus : Sarcophilus
Spesies : Sarcophilus harrisii



REFERENSI

Animal Diversity Web - Sarcophilus harrisii : Information
ARKive - Tasmanian devil videos, photos, and facts
Save the Tasmanian Devil - Tasmanian Devil Facial Tumour Disease FAQs
Wikipedia - Tasmanian devil


     

COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

1 komentar:

  1. artikel nya keren,teruskan gan :jempol

    BalasHapus




Tamu yang baik selalu meninggalkan jejak sebelum pergi. Jadi, silakan tinggalkan komentar anda mengenai artikel ini selama tidak mengandung unsur spam, provokasi SARA, & kata-kata kasar. Komentar yang baru dibuat tidak akan langsung muncul karena akan diperiksa terlebih dahulu.

Jika anda tertarik untuk mencetak / menyimpan artikel ini, silakan menuju "Pusat Logistik" yang terletak di bagian kanan halaman ini.

Baca aturan pakai. Jika kebingungan berlanjut, tinggalkan pesan di kotak komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.